Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |12:15 WIB

1.637 Wilayah Alami Hari Tanpa Hujan Lebih 60 Hari Berturut-turut
JAKARTA - Kondisi kering ekstrem mulai meluas di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.637 titik mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari berturut-turut hingga Dasarian I September 2026.
Kondisi tersebut terjadi di tengah sekitar 81% Zona Musim (ZOM) Indonesia nan telah memasuki musim kemarau.
Wilayah dengan HTH ekstrem terutama berada di Indonesia bagian selatan, meliputi Lampung, sebagian besar Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan.
“Sebanyak 1.637 titik mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrim, ialah lebih dari 60 hari berturut-turut tanpa hujan,” demikian laporan BMKG, dilihat Okezone, Selasa (15/9/2026).
BMKG menyebut kondisi atmosfer nan relatif kering turut diperkuat oleh kejadian El Nino nan tetap berada pada kategori sangat kuat. Anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 tercatat mencapai +2,76°C pada Dasarian I September 2026.
Fenomena El Nino tersebut diprakirakan tetap memperkuat hingga awal 2027. Kombinasi minimnya curah hujan, atmosfer kering, dan pengaruh El Niño meningkatkan akibat kekeringan serta kebakaran rimba dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pemantauan satelit pada 13 September 2026, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi tetap banyak terdeteksi. Konsentrasi terbanyak berada di Kalimantan sebanyak 627 titik, disusul Papua dan Maluku 200 titik, Sulawesi 104 titik, serta Sumatra 86 titik.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·