Jakarta -
Masyarakat menilai rencana kenaikan tarif Transjabodetabek rute Blok M-Soekarno-Hatta (SH2) menjadi Rp 15 ribu mulai September 2026 tetap tergolong wajar. Mereka menyebut tarif tersebut tetap jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara.
Salah seorang penduduk berjulukan Rian (32), menilai kenaikan tarif dari Rp 3.500 menjadi Rp 15 ribu tetap dapat diterima lantaran tarif sebelumnya merupakan tarif promosi selama masa uji coba. Dia menyebut biaya taksi online lebih mahal.
"Memang jika dibanding sebelumnya nan Rp 3.500 kelihatannya naik jauh, tapi kita juga kudu lihat itu kan tarif promo ya uji coba. Sekarang Rp 15 ribu menurut saya tetap murah jika dibanding naik taksi online alias DAMRI nan bisa sampai Rp 80 ribu," kata Rian saat ditemui di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rian mengaku sesekali menggunakan jasa tersebut untuk menuju bandara. Menurutnya, kenaikan tarif tidak menjadi persoalan selama kualitas pelayanan tetap dipertahankan.
"Nggak terlalu keberatan. Selama busnya nyaman, AC dingin, tempat bagasi tetap ada, dan jadwalnya pasti, kayaknya Rp 15 ribu tetap sangat masuk akal. nan krusial jangan sampai tarif naik tapi pelayanan malah menurun," ujarnya.
Ia berambisi TransJakarta turut meningkatkan gelombang perjalanan bus, terutama pada jam sibuk.
"Mungkin bus ditambah ya. Kadang jika jam sibuk tetap kudu menunggu cukup lama. Kalau headway lebih rapat, orang pasti tetap mau naik walaupun tarifnya naik," jelasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan tarif bus TransJabodetabek (TransJ) rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta Rp 15 ribu. Tarif tersebut bertindak mulai 1 September 2026.
"Pak Gubernur mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 685 Tahun 2026 tentang Tarif Layanan Angkutan Umum Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta, ya, dengan tarif Rp 15 ribu," ujar Kadishub DKI Budi Awaluddin kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Jumat (13/7).
Budi mengatakan tarif tersebut merupakan penetapan, bukan kenaikan. Setelah melalui uji coba, Pemprov DKI menetapkan tarif.
(bel/wnv)
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·