Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2026 |19:57 WIB

Pembangunan Jalur Darat Malinau-Nunukan Dikebut
NUNUKAN – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menargetkan pembangunan jalan darat menuju Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, selesai pada 2028. Pemerintah saat ini konsentrasi membebaskan penduduk perbatasan dari keterisolasian.
Pembangunan ruas jalan Malinau-Nunukan-Krayan diarahkan untuk mendukung keterhubungan area perbatasan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi.
“Bapak Menteri Dalam Negeri berambisi agar jalan ini bisa selesai di akhir tahun 2028,” ujar Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP RI Edi Nurhabad, saat meninjau lokasi, Rabu (7/10/2026).
Selain meninjau rencana pembangunan jalan, BNPP RI juga mengunjungi letak rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Midang.
Nurdin menjelaskan, pembangunan PLBN tersebut merupakan salah satu program prioritas nasional nan telah memperoleh persetujuan Presiden untuk dituntaskan.
“Di samping itu, kami tadi berjamu ke letak rencana pembangunan PLBN Long Midang, di mana PLBN ini juga menjadi salah satu program prioritas nasional nan sudah disetujui oleh Bapak Presiden untuk kita tuntaskan pembangunannya,” kata Nurdin.
Dia menegaskan, pembangunan jalan Malinau-Nunukan-Krayan bakal disusun dengan sasaran nan terukur agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 2027 hingga 2028.
“Kalau dihitung-hitungan dua tahun, kan berfaedah tahun 2027 kudu 50 persen dari seluruh sasaran nan kudu dibangun untuk mencapai Malinau, Nunukan, sampai ke Krayan,” ujar Edi.
Menurutnya, pembangunan konektivitas tersebut mempunyai makna krusial bagi masyarakat di area perbatasan. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, akses jalan menjadi salah satu kebutuhan nan telah lama dinantikan masyarakat.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·