Wamenko Pangan Tinjau KSPEAN di Kalsel

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Wamenko Pangan Tinjau KSPEAN di Kalsel Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) .(MI/Denny Susanto)

WAKIL Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Kalimantan Selatan, Senin (15/6). 

Kunjungan Wamenko Pangan dalam rangka meninjau langsung penyelenggaraan salah satu program prioritas nasional (PSN) KSPEAN nan ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu SungainTengah. Di Hulu Sungai Selatan, Hanif berkesempatan meninjau dan melakukan panen raya padi seluas 35 hektare di Desa Desa Batang Kulur Tengah, Kecamatan Sungai Raya.

Selain itu, Hanif nan didampingi Bupati Hulu Sungai Selatan, Syafrudin Noor juga melakukan panen raya cabe di Desa Tawia, Kecamatan Angkinang serta meninjau peternakan itik di area rawa nan disebut Siti Hawalari di Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

Usai melakukan panen raya dan berbincang dengan petani, Hanif menyebut Kalimantan Selatan merupakan salah satu wilayah strategis penyangga ketahanan pangan di regional Kalimantan. Bahkan, berasas Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai satu dari empat provinsi prioritas pengembangan area ketahanan pangan, energi, dan air nasional (KSPEAN).

“Swasembada pangan itu nyata dan bisa dicapai andaikan seluruh pihak bisa berkolaborasi, melakukan perencanaan nan terukur, dan mengeksekusinya secara efisien. Di Hulu Sungai Selatan saya memandang seluruh komponen pendukung, mulai dari lahan, benih, penyuluh, hingga support pemerintah wilayah telah melangkah dengan baik,” ujar Hanif.

Ia mengapresiasi kesiapan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mendukung program nasional tersebut. Menurutnya, pengelolaan sektor pertanian di wilayah itu telah menunjukkan hasil nan baik dan layak menjadi contoh bagi wilayah lain.

Hanif juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, abdi negara penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal penerapan program KSPEAN agar melangkah sesuai ketentuan dan terhindar dari beragam persoalan norma di kemudian hari.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan di Kalsel, ada empat kabupaten nan ditetapkan menjadi KSPEAN ialah Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tanah Bumbu dan Kotabaru. "Kalsel merupakan wilayah sentra utama produksi pangan regional Kalimantan dan penopang ibu kota nusantara (IKN)," tuturnya.

Sementara Bupati Hulu Sungai Selatan, Syafrudin Noor menyatakan komitmennya untuk membangun sektor pertanian guna mensukseskan program ketahanan pangan nasional. Di wilayah ini luas lahan pertanian sawah tercatat seluas 35 ribu hektare dengan produksi 4,7 ton per hektare. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia