Rohman Wibowo
, Jurnalis-Minggu, 08 November 2026 |12:11 WIB

Wamenko soal Nataru (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan perputaran duit dan akibat ekonomi berganda alias multiplier effect dari kebijakan stimulus potongan nilai transportasi pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 dapat menembus ratusan triliun rupiah.
Dengan perkiraan pergerakan lebih dari 130 juta orang, konsumsi masyarakat di beragam wilayah tujuan diyakini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi pada penutupan kuartal keempat.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengalkulasi bahwa stimulus fiskal nan dikucurkan pemerintah bakal memicu gelombang shopping perjalanan nan jauh melampaui nilai subsidi tiket itu sendiri.
"Kan subsidi pemerintah saja ya Rp800 miliar lebih itu kan subsidi pemerintah. Rakyat kan belanja. mereka nan yang melakukan perjalanan, itu kan kita harapkan bisa di atas 130 juta orang. Nah, jika satu orang katakanlah spending-nya katakanlah minimal Rp2 juta saja, 130 juta kali Rp2 juta kan sudah Rp260 triliun. Itu bisa tiga kali lipat kelak itu. Jadi kita kita tunggu kelak hasilnya. Tapi intinya bakal sangat besar sekali," ujar Dradjad dalam momen peluncuran program stimulus transportasi untuk liburan Nataru, di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Efek berantai dari biaya nan dibelanjakan masyarakat selama musim liburan dinilai bakal langsung mengalir ke beragam sektor riil di daerah, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga penginapan. Otoritas memperkirakan daya ungkit ekonomi dari setiap rupiah nan dikeluarkan pemudik bisa berlipat dobel di tingkat lokal.
"Saya rasa sih minimal tiga kali lipat bisa ini. Dari nan dibelanjakan oleh rakyat. Kalau subsidi itu kan Rp 800 miliar. Tapi masyarakat kan belanja. Nah, itu belanjanya kan besar. Nah, itu setiap satu rupiah nan dibelanjakan masyarakat di daerah, itu mungkin bisa punya multiplier tiga kali lipat," jelas Dradjad.
Melihat besarnya kontribusi kebijakan tersebut pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk mempertebal alas stimulus fiskal pada momentum Nataru kali ini. Alokasi pembiayaan untuk memangkas tarif tiket publik dinaikkan lebih dari dua kali lipat demi menjangkau seluruh moda transportasi secara serentak.
14 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·