Wamenhub Wanti-Wanti BUMN Transportasi: Jangan Operasionalkan Armada Tak Lolos Ramp Check

Sedang Trending 21 menit yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Minggu, 08 November 2026 |14:18 WIB

 Jangan Operasionalkan Armada Tak Lolos Ramp Check

Wamenhub soal Nataru (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Perhubungan Suntana mewanti-wanti seluruh operator Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor transportasi agar tidak mengoperasikan armada nan kandas dalam uji kelaikan jalan alias ramp check menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. 

Kementerian Perhubungan menegaskan prinsip tanpa kompromi terhadap aspek keselamatan penumpang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada musim libur akhir tahun. Otoritas mewajibkan seluruh operator pikulan umum, terutama BUMN dan penyedia jasa swasta, untuk mematuhi hasil uji kelaikan teknis di lapangan.

"Saya minta kepada khususnya teman-teman dari BUMN ini, ya, sasaran jangan mengoperasikan kendaraan nan tidak lulus ramp check. Perhatikan aspek keselamatan," tegas Suntana dalam aktivitas peluncuran stimulus sektor transportasi untuk liburan Nataru, di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Suntana juga meminta pengusaha pikulan swasta menolak pesanan masyarakat andaikan kendaraan belum mengantongi izin resmi alias dinyatakan tidak laik jalan. Pada saat nan sama, masyarakat diimbau lebih kritis dalam memilih sarana transportasi dengan memastikan legalitas perizinan dan kelaikan armada sewaan sebelum memulai perjalanan wisata.

Tingginya antusiasme masyarakat berjalan pada akhir tahun ini terakselerasi oleh peluncuran stimulus fiskal terpadu dari pemerintah. Otoritas perhubungan memproyeksikan nomor pergerakan penduduk bakal kembali mencatatkan kurva kenaikan tajam dibandingkan musim-musim sebelumnya.

"Data di Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat di tahun 2024-2025 saat Nataru itu sekitar 94 juta lebih, naik di 2025-2026 jadi 110 juta, dan sekarang prediksinya di 2026-2027 sekitar 120 juta. Kita zero tolerance untuk keselamatan," jelas Suntana.

Tren peningkatan mobilitas ini digadang-gadang akibat pengaruh stimulus ekonomi nan digulirkan. Untuk mengawal kelancaran masa liburan, pemerintah mengucurkan stimulus transportasi senilai Rp883,4 miliar, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan anggaran tahun lampau sebesar Rp387,53 miliar. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑