Serang -
Wali Kota Serang Budi Rustandi turun tangan membagikan masker cuma-cuma kepada warga. Langkah itu diambil setelah stok masker di Serang langka imbas hujan abu vulkanik nan turun usai Gunung Anak Krakatau erupsi.
Budi berbareng sejumlah pejabat Kota Serang lainnya membagikan masker cuma-cuma di perempatan Ciceri, Kota Serang, Senin (7/9/2026). Sementara itu, abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau tidak terlalu pekat di Kota Serang.
Terlihat beberapa pengendara telah mengenakan masker, tapi ada juga nan belum memakainya. Budi dan petugas dari Pemkot Serang pun membagikan masker kepada penduduk nan belum mengenakan masker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena hari ini kita tahu bahwa di nyaris seluruh toko obat lenyap masker, ya. Dan kita membantu masyarakat untuk selalu pakai masker sekarang ketika ada erupsi dari Gunung Krakatau. Oleh lantaran itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap pakai masker," katanya.
Budi menjelaskan saat ini sekolah diliburkan lantaran tetap ada sebaran abu vulkanik. Ia berambisi kebijakan tersebut bisa mengurangi akibat gangguan kesehatan.
"Dan sekolah hari ini kita liburkan, belajar lewat daring. Dan semoga ini upaya Pemerintah Kota Serang untuk memperkecil risiko, ya, terhadap penyakit nan kelak dari debu itu masuk ke paru-paru," katanya.
Pemkot Serang tetap memantau info dari BMKG dan lembaga lainnya mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau. Termasuk mengenai apakah sekolah tetap menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) alias tidak.
"Nggak, kita lihat dulu kelak situasi dari BMKG, ya. Keadaan awan, ya, dari erupsi tersebut. Ini menurun apa nggak dari gunung tersebut, kelak kita lihat, ya. Nanti kita lihat laporan sore ini saya kelak dari tim di Pemkot, ya, mengenai erupsi Gunung Krakatau. Baru kelak saya putuskan sore nanti," kata Budi.
Sementara itu, Ketua Relawan Fesbuk Banten Lulu Jamaludin menyebut sebagian besar penduduk kesulitan mencari masker. Ia pun membikin aktivitas pembagian masker cuma-cuma di luar agenda Pemkot Serang.
"Habis, maskernya. Warga Kota Serang banyak nan minta," katanya.
(aik/ygs)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·