Tiga peristiwa rawan terjadi di perlintasan KA sebidang area Cimindi, Kota Cimahi. Seluruh kejadian terekam kamera seorang railfan nan tengah melakukan live streaming TikTok di Perlintas tersebut pada Rabu (29/4) dan Kamis (30/4) nan kemudian mem-posting video tersebut di akun Instagramnya @adjie_bandung.
Padahal, tragedi KA tabrak KRL di perlintasan sebidang Bekasi Timur baru saja terjadi dua hari sebelumnya ialah pada Senin (27/4), 16 orang tewas.
Di Cimahi itu, dua peristiwa pertama terjadi pada Rabu (29/4). Pada kejadian pertama, tiga orang nekat menyeberang rel meski kereta telah membunyikan tanda peringatan dari jarak jauh. Salah satu di antaranya nyaris tertabrak kereta api. Peristiwa kedua terjadi saat seorang pengendara motor nekat menerobos perlintasan, padahal kereta sudah terlihat sangat dekat.
Keesokan harinya, Kamis (30/4), kejadian serupa kembali terjadi. Seorang pengendara motor terlihat mendorong kendaraannya melintasi rel tepat saat kereta api bakal melintas. Diduga, pengendara tidak menyadari kehadiran kereta alias tidak mendengar peringatan di sekitar perlintasan.
Beruntung, petugas nan berjaga bereaksi sigap dengan mengevakuasi laki-laki tersebut berbareng motornya menjauh dari rel.
Ahmad Junaedi (40), pemilik akun IG @adjie_bandung nan merekam dan memposting video kejadian tersebut, mengatakan bahwa dirinya memang sering melakukan live streaming di perlintasan tersebut.
“Biasanya jika hari biasa itu dari jam 7 sampai dengan jam separuh 9. Aktivitasnya memang seperti itu sehari-hari. Saya sering live di titik ini,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (1/5).
Ia menuturkan, pada kejadian Rabu (29/4), sirene peringatan dan klakson kereta sudah terdengar jelas.
“Palang di satu sisi sudah tertutup, tapi di sisi lain memang tidak ada palangnya. Jadi orang merasa tetap bisa lewat. Padahal sirene sudah bunyi, klakson kereta juga sudah terdengar, tapi tetap ngeyel,” katanya.
Menurutnya, banyak pengendara berakhir terlalu dekat dengan rel, bukan di belakang pemisah aman.
“Mereka seolah berpikir kereta tetap jauh, padahal sudah sangat dekat,” ucapnya.
Sementara pada kejadian Kamis (30/4), dia memandang pengendara motor tampak linglung tengah mendorong motornya menuju perlintasan.
“Awalnya saya kira mau berhenti, rupanya terus lurus. Sampai dikejar petugas, motornya ditarik menjauh. Orangnya seperti kaget, ditanya juga tidak menjawab, pandangannya kosong,” tuturnya.
Ahmad mengaku kerap melakukan siaran langsung di letak tersebut lantaran tingginya lampau lintas kereta dan aktivitas warga.
“Seringnya live di sini. Memang sering juga ada nan menerobos,” katanya.
Rangkaian kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk selalu mematuhi rambu, berakhir sejenak, memandang ke kiri dan kanan, serta memastikan jalur betul-betul kondusif sebelum menyeberang rel. Kereta api mempunyai prioritas utama di jalurnya, dan jarak pengereman nan panjang membikin masinis susah menghentikan laju kereta secara mendadak.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·