Wakapolda Minta Semua Simpang Jalan Dijaga demi Cegah Macet saat Zikir di Monas

Sedang Trending 15 jam yang lalu

Jakarta -

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono meminta semua persimpangan jalan dijaga untuk mengantisipasi kemacetan saat aktivitas Zikir dan Doa Kebangsaan di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, kelak malam. Tidak hanya di sekitar letak aktivitas tapi juga jalan lain nan berpotensi terdampak.

"Kawal arus lampau lintas baik itu di Ring 1, Ring 2, dan Ring 3 secara menyeluruh. Jajaran Pak Dirlantas saya minta betul-betul dikontrol, tidak hanya mengendalikan Monas dan sekitarnya, tetapi daerah-daerah penyangga nan berpotensi terdampak arus lampau lintasnya, saya minta dimonitor dan dikendalikan. Tidak boleh ada satu pun persimpangan nan tidak dijaga oleh personil kita," kata Dekananto dalam sambutan apel di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dekananto juga menginstruksikan seluruh Kapolres turun langsung memimpin pengamanan di wilayah masing-masing guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aktivitas berlangsung. Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas secara humanis dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Di luar dari letak Monas, para Kapolres saya minta untuk turun langsung memimpin di wilayah masing-masing," ujarnya.

Selain pengamanan lampau lintas, Dekananto meminta setiap pintu masuk menuju letak aktivitas dijaga ketat dan disterilisasi sejak awal oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dan K9. Ia menekankan agar tidak terjadi penumpukan peserta nan dapat mengganggu mobilitas masyarakat.

"Jangan sampai ada penumpukan peserta nan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat lainnya. Setiap bus bakal didampingi oleh personel dari wilayah asal masing-masing. Silakan kelak jejeran lampau lintas berkoordinasi dengan satuan wilayah nan melakukan pengawalan kendaraan bus alias kendaraan roda empat lainnya dari wilayah Banten maupun dari wilayah Jawa Barat," ujarnya.

Dekananto juga meminta jalur nan bakal dilalui Presiden Prabowo Subianto disterilkan. Prabowo dijadwalkan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut.

"Karena jam 17.00 sore sekitar Monas kudu sudah steril. Ini untuk mengantisipasi kehadiran Bapak Presiden dan pejabat negara lainnya. Setelah aktivitas utama selesai, kepulangan Bapak Presiden dan rombongan VVIP, agar para personel tetap berada di titik plotting masing-masing sampai dengan seluruh aktivitas dan seluruh masyarakat nan menghadiri aktivitas zikir dan angan meninggalkan letak Monas," ucapnya.

Lebih lanjut, Dekananto meminta personel mengatur pembagian goodie bag dari Kementerian Agama agar berjalan tertib. Ia juga menginstruksikan kesiapan jalur pemindahan dan support jasa kesehatan selama aktivitas berlangsung.

"Pastikan betul, diatur betul, tidak ada nan berebut sehingga kelak nan bisa menimbulkan korban, sehingga mempengaruhi jalannya aktivitas zikir dan doa," ujarnya.

(mib/eva)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News