Waka MPR Tegaskan Butuh Langkah Nyata Atasi Kesehatan Mental Anak

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) menegaskan butuh langkah nyata untuk membangun sistem penguatan dan penanganan kesehatan jiwa. Hal ini untuk mewujudkan generasi penerus bangsa nan berkekuatan saing.

"Dibutuhkan langkah nyata berbareng dalam mewujudkan generasi penerus nan berkekuatan saing dengan mendorong agar kesehatan jiwa/mental anak mendapat perhatian serius semua pihak," kata Rerie dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan hasil skrining melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) nan dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Januari 2026, sebanyak 4,8% alias sekitar 363.326 anak usia 7-17 tahun terindikasi mempunyai indikasi depresi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, info Kepolisian Negara RI mencatat kasus bunuh diri pada golongan usia anak (0-15 tahun) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

Menurut Rerie, sejumlah catatan tersebut menunjukkan tren nan sangat mengkhawatirkan. Ia beranggapan bahwa masalah kesehatan mental anak seringkali erat kaitannya dengan pengalaman kekerasan nan pernah dialami anak.

Dalam upaya mengatasi masalah itu, Rerie nan juga Anggota Komisi X DPR RI itu menilai, pelibatan anak dan pihak-pihak mengenai lainnya dalam proses mencari solusi sangat penting.

Agar, tambah Rerie, kebijakan nan lahir untuk mengatasi hambatan nan ada mempunyai perspektif anak, sehingga diharapkan upaya nan dilakukan lebih komprehensif dalam meningkatkan kesehatan mental anak.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar penanganan kasus kekerasan dan masalah kesehatan mental anak kudu mendapat support dan melibatkan semua pihak terkait.

Karena, tegas Rerie, kesehatan mental anak nan baik merupakan fondasi krusial menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Tanpa kesiapan mental dan psikologis nan sehat, generasi penerus bakal kesulitan menghadapi tantangan dunia dan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa," pungkas Rerie.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News