Wagub Malut Apresiasi Perjuangan Siswa Taliabu di LCC Empat Pilar MPR

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Jakarta -

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SMAN 1 Pulau Taliabu nan menjadi salah satu peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara. Para pelajar tersebut kudu menempuh perjalanan laut selama dua hari dua malam dari Kabupaten Pulau Taliabu menuju Kota Ternate untuk mengikuti perlombaan.

Menurut Sarbin, perjuangan para pelajar tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menggapai cita-cita.

"Saya tahu itu, jika berangkat dari Pulau Taliabu menuju Ternate memang dua hari dua malam. Apalagi cuaca kadang tidak bersahabat. Saya berterima kasih anak-anak Taliabu bisa datang di sini. Perjuangan mereka luar biasa," kata Sarbin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan Sarbin saat membuka LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara di Ballroom Gamalama, Bella Hotel, Kota Ternate, Jumat (24/7/2026). Mengawali sambutannya, Sarbin juga mengucapkan selamat memperingati Hari Anak Nasional ke-42 nan diperingati sehari sebelumnya.

Sarbin membujuk para pelajar untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai kebangsaan menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita bangga melalui LCC Empat Pilar MPR, hari ini dapat berhadapan dengan anak-anak bangsa, para pemilik masa depan. Generasi nan kita siapkan kudu menjadi generasi nan berbeda dengan generasi kita hari ini," ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia telah mempunyai fondasi kebangsaan nan kuat melalui Empat Pilar MPR RI. Karena itu, tantangan generasi saat ini bukan sekadar memahami konsep Empat Pilar, tetapi gimana mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sarbin mengatakan, Maluku Utara mempunyai potensi sumber daya alam nan besar, mulai dari nikel, emas, bijih besi, hingga beragam sumber daya alam lainnya. Potensi tersebut, kata dia, kudu dikelola oleh generasi nan mempunyai wawasan kebangsaan dan memahami Indonesia secara utuh.

Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan agar bisa menghadirkan kebijakan pembangunan nan berpihak kepada seluruh rakyat dan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Menutup sambutannya, Sarbin mengingatkan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar arena kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai sportivitas, serta mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

"NKRI sudah final. Tugas kita sekarang adalah memastikan pembangunan melangkah merata dari Aceh sampai Papua agar kesejahteraan dirasakan seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengingatkan seluruh peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pasalnya, juara tingkat Provinsi Maluku Utara bakal mewakili Maluku Utara pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta pada Agustus 2026.

"Yang mewakili ke Jakarta bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama Maluku Utara. Jadi kudu belajar lebih baik lantaran bakal menghadapi juara-juara dari 37 provinsi lainnya," kata Siti.

Ia juga meminta para peserta untuk tetap percaya diri selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut menguasai dan menghafal materi Empat Pilar MPR RI, tetapi juga kudu bisa mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Siti mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebersamaan, dan sportivitas selama perlombaan berlangsung.

Babak final tingkat Provinsi Maluku Utara diikuti sembilan sekolah terbaik, ialah SMAN 8 Kota Ternate, SMKN 1 Kota Ternate, MAN 1 Tidore, SMAN 1 Kota Ternate, SMAN 2 Halmahera Timur, SMAN 1 Kota Tidore Kepulauan, SMAN 7 Halmahera Selatan, SMAN 1 Pulau Morotai, dan SMAN 1 Pulau Taliabu.

Para peserta kudu melewati tiga babak penyisihan sebelum memasuki babak final. Dalam perlombaan, peserta menjawab pertanyaan dalam tiga sesi, ialah Sesi Wawasan Empat Pilar, Sesi Tematik Empat Pilar, dan Sesi Rebutan.

Turut datang dalam aktivitas tersebut Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal MPR RI Herry Putra ; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Abubakar Abdullah; Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal MPR RI Triyatni; Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Setjen MPR RI Kartika Indriati Sekarsari; serta para majelis juri daerah, ialah Lektor Kepala Universitas Terbuka Ternate Muhlis Hafel; Lektor Kepala Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun Syafril Muhammad; dan Dosen Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun Misrina.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News