Jazilul Fawaid(dok.DPR)
WAKIL Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid merespons wacana nan menggulirkan masa kedudukan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode tetap sangat prematur.
Jazilul menekankan, prioritas utama koalisi dan seluruh komponen bangsa saat ini adalah memastikan roda pemerintahan nan dipimpin Presiden Prabowo dapat melangkah sukses dan memenuhi ekspektasi publik. Menggulirkan rumor periode kedua di awal masa kedudukan dinilai justru berpotensi menimbulkan opini negatif di ruang publik.
"Fokus kita adalah menyukseskan Pak Prabowo. Kalau ada nan mau buat dua periode alias pikiran-pikiran lain soal itu, saya justru melihatnya bakal membikin hambatan-hambatan di pendapat publik. Karena apa? Publik itu menginginkan hari ini apa nan menjadi program hari ini tercapai, targetnya. Kalau berpikir dua periode saya pikir prematur," ujar Jazilul kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/6).
Jazilul mengatakan menyuarakan rumor dua periode dari sekarang dapat mengaburkan konsentrasi kerja kabinet. Menurutnya, tidak ada urgensi nan mendesak bagi publik maupun elite politik untuk memperdebatkan masa kedudukan periode berikutnya.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat saat ini lebih menanti realisasi nyata dari janji-janji politik nan disampaikan semasa kampanye pemilihan presiden lalu, terutama nan berangkaian langsung dengan sektor kesejahteraan perekonomian.
“Menurut saya enggak ada angin enggak ada hujan bicara soal dua periode saya enggak ngerti. Itu urusan siapa nan menyampaikan. Tetapi maksud saya pemerintah, masyarakat hari ini mau periode nan sedang melangkah ini semua tuntas apa nan menjadi program, janji-janji di dalam kampanye kemarin. Dan pemerintah juga bisa mewujudkan kesejahteraan, kemajuan ekonomi dan lain-lain. Saya pikir itu nan lebih penting,” pungkas Jazilul.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menyebut Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) meminta partainya mengawal Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua periode.
"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, apalagi ya, bahkan, apalagi sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).
Bestari mengungkap pesan saat berjumpa dengan ayah Ketum PSI, Kaesang Pangarep, tersebut di Solo pada Kamis (18/6) pagi. Bestari mengatakan Jokowi mengingatkan untuk jaga keselarasan dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran nan tengah berjalan.
"Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keselarasan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di mana pun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau mentari apa lagi," katanya. (Faj/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·