Jakarta -
Media sosial dihebohkan dengan unggahan video nan merekam kejadian tabrakan antarwahana Keranjang Sultan Langit di area wisata alam di Kabupaten Sukabumi. Pengelola mengatakan kejadian itu terjadi lantaran ada visitor nan usil alias penasaran memainkan perangkat pengatur kecepatan (potensio) nan berada di dekat lengan keranjang.
"Kalau dilihat dari hasil video dicermati sampai akhir, itu kan ada dimainkan ya potensionya," ujar Manager Operasional Suspension Bridge Situ Gunung, Usep Suherlan, saat ditemui detikJabar dilansir detikJabar, Kamis (18/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Usep, panel pengatur berenergi baterai dan dinamo tersebut mempunyai kegunaan on-off, pengatur kecepatan, hingga opsi untuk bergerak mundur. Pihak pengelola, katanya, sebenarnya merahasiakan kegunaan perangkat ini demi keamanan.
"Kita tidak menginformasikan bahwa si potensio tersebut itu kudu dipegang alias dimainkan, itu hanya kami nan tahu. Ketika dikasih tahu, apalagi semakin penasaran orang mau mencoba memutar sehingga berakhir dan melaju sehingga mengakibatkan goyangan," jelasnya.
Akibat putaran random dari visitor itulah, sebuah antarkeranjang mendadak melambat alias meninggal di tengah jalur, lampau terdorong oleh keranjang di belakangnya. Dia menyebut kejadian dorong-mendorong antarkeranjang rotan gantung ini diketahui terjadi di jalur kepulangan wahana pada 14 Juni 2026 lalu. Posisinya pun sudah sangat dekat dengan area pemberhentian akhir (finish).
Meski video tersebut viral dan dinilai mengerikan oleh netizen di media sosial, Usep nan berada di letak saat kejadian menyatakan bahwa situasi di lapangan sebenarnya jauh dari kesan mencekam. Wisatawan nan berada di area finish pun melihatnya sebagai perihal nan biasa lantaran keranjang hanya terdorong perlahan.
"Hanya ketika memandang video, itu seakan-akan si nan memvideokan itu heboh, gempar sendiri gitu kan. Padahal itu kayak perihal wajar ya, hanya terdorong saja, tidak seheboh nan memvideokan tersebut," kata Usep.
Baca buletin selengkapnya di sini.
(whn/ygs)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·