Jakarta -
Rekaman video nan memperlihatkan laki-laki dicambuk dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor viral di media sosial. Polisi melakukan penyelidikan perihal itu.
"Ya kita bakal memastikan kejadian itu betul ada alias tidak, itu nan pertama. Kemudian kami juga bakal mencari sesuai dengan alamat, kita mendatangi KPPG untuk menanyakan kebenarannya," kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo ketika dimintai konfirmasi, Kamis (15/10/2026) malam.
"Tetapi nan pasti sampai saat ini belum ada laporan mengenai itu. Anggota bakal ke letak untuk cek kebenarannya," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video dilihat detikcom, tampak sejumlah orang berada di ruangan dengan pintu menyerupai pagar besi. Di kembali pintu pagar, tampak seseorang dengan posisi tiarap sedang dikelilingi tiga orang memakai kemeja panjang dengan warna nan serupa, ialah biru muda.
Dalam video viral, tampak laki-laki dengan posisi tiarap sedang dicambuk menggunakan perangkat diduga selang. Cambukan tersebut tampak membikin korban menggeliat sembari meringis kesakitan.
Dalam video, pelaku tampak beberapa kali mencambuk korban sembari terus memaki. Sejumlah orang tampak hanya menyaksikan dugaan kekerasan tersebut, apalagi seorang di antaranya sengaja menutup pintu pagar dan menguncinya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala KPPG Bogor Haidir membenarkan peristiwa dalam video viral dan terjadi kemarin. Haidir menyebut laki-laki nan diduga melakukan kekerasan dan laki-laki nan dicambuk merupakan koordinator wilayah (korwil) dan Kepala SPPG Purwakarta, Jawa Barat.
"Itu perselisihan dua SPPG dari Purwakarta, hanya kejadiannya di Kota Bogor. Saya sudah, jadi mereka itu kan ada urusan ke kantor, kemarin. (Dua orang itu) nan satu kepala dapur, nan satu korwil," kata Haidir dihubungi terpisah.
"Saya nggak tahu ya apa mereka ada masalah di luar lapangan, tapi di instansi itu, itu lokasinya di luar instansi sebenarnya, bukan di dalam ruangan kantor, itu. Saya langsung tegur sebenarnya kemarin itu, hanya saya enggak tahu rupanya muncul ke media (medsos)," imbuhnya.
(sol/maa)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·