Jakarta -
Palang perlintasan kereta api (KA) di wilayah Setono, Kota Pekalongan, tidak tertutup saat ada KA melintas gegara petugas jaganya diduga tertidur. Warga sekitar sempat turun tangan menyetop kendaraan agar tidak menyeberang saat kereta lewat.
Warga kemudian mendapati seorang petugas tertidur di pos jaga. Sontak petugas jaga itu menjadi sasaran emosi warga. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Informasi ini awalnya diunggah akun medsos hingga viral.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan, M Restu Hidayat, menyesalkan ada kejadian tersebut. Restu mengatakan pos penjagaan itu semestinya dijaga dua orang petugas. Namun, saat kejadian hanya ada satu petugas nan diduga tertidur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang pada waktu itu, nuwun sewu nggih (mohon maaf ya), informasinya palang pintu tidak ditutup. Di perlintasan kereta itu harusnya petugasnya dua," kata Restu saat dihubungi wartawan, dilansir detikJateng, Senin (31/8/2026).
"(Petugas) nan satu informasinya lagi cari sarapan. nan satu ini (di pos jaga) memang info nan kita dapat kondisinya lagi ngantuk alias apa. Mungkin semalam begadang alias apa, saya kurang tahu," sambungnya.
Restu memastikan palang perlintasan di letak tidak mengalami kerusakan. Sistem palang tersebut sudah menggunakan sistem elektrik sehingga dapat dioperasikan oleh petugas.
Restu juga mengapresiasi kesigapan penduduk saat mengetahui ada kereta nan bakal melintas. Warga disebut sempat mengingatkan petugas ketika posisi kereta sudah berjarak sekitar 100-150 meter dari perlintasan.
"Di sekitar itu memang ada kegiatan. Kurang lebih 100 sampai 150 meter sudah ada kereta. Kemudian diingatkan warga, 'Pak, itu ada kereta.' Ternyata belum ditutup. Akhirnya mungkin penduduk nan menutup, penduduk juga nan menyetop kendaraan lain," jelasnya.
Simak selengkapnya di sini.
(yld/idh)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·