Video rombongan pendaki membawa seekor sapi saat mendaki Gunung Rinjani viral di media sosial. Rekaman itu rupanya video lama.
Dilansir detikBali, Selasa (28/7/2026), video nan diunggah ulang akun IG @pendakilawas itu menunjukkan seekor sapi kesulitan menaiki tangga di jalur pendakian Torean, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tampak seseorang menarik tali nan mengikat sapi tersebut.
Unggahan itu disertai narasi sapi dibawa untuk kebutuhan konsumsi. Video itu juga disertai narasi sapi akhirnya, sapi disembelih di letak dan diolah menjadi hidangan untuk seluruh rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video tersebut kemudian memicu kecaman dari pengguna internet. Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Astekita Ardiaristo menyebut video itu direkam tahun lampau di jalur pendakian Torean.
"Itu video lama tahun lalu. Itu dari jalur Torean," terang Astekita.
Astekita menyebut membawa hewan ke area Gunung Rinjani merupakan pelanggaran. Pendaki tidak diperbolehkan membawa hewan ke dalam area taman nasional.
Dia menduga rombongan tersebut merupakan masyarakat nan sedang menjalankan nazar alias aktivitas budaya. Meski demikian, pihak TNGR telah melakukan koordinasi dan sosialisasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Sepertinya masyarakat nan melakukan aktivitas nazar alias aktivitas budaya. Namun kami sudah koordinasi dan sosialisasi untuk tidak melakukan perihal tersebut kembali," ujar Astekita.
Simak selengkapnya di sini.
(haf/imk)
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·