Influencer Korea Selatan merekam dirinya di pertandingan Piala Dunia, seorang laki-laki nan duduk di belakangnya membikin gestur mata sipit ke arahnya.(Dok. @inocat_t’s)
GELARAN Piala Dunia 2026 dinodai oleh tindakan dugaan rasisme nan viral di media sosial. Seorang laki-laki terekam melakukan gestur "mata sipit" (slant-eye gesture) kepada seorang pendukung tim nasional Korea Selatan saat pertandingan melawan Republik Ceko, nan memicu kecaman luas dari warganet global.
Insiden ini pertama kali mencuat setelah influencer asal Korea Selatan dengan akun IG @inocat_t mengunggah rekaman pada Jumat (13/6). Dalam video tersebut, seorang laki-laki nan duduk di belakangnya terlihat menarik ujung matanya dengan jari saat sang influencer sedang merekam suasana tribun. "Kamu sudah menempuh perjalanan ke bagian bumi lain untuk menonton Piala Dunia, tetapi justru mengalami rasisme," tulis akun tersebut dalam keterangan videonya.
Hingga Sabtu (14/6), video tersebut telah dibagikan lebih dari 45 ribu kali dan menuai puluhan ribu komentar. Warganet bergerak sigap melakukan investigasi berdikari dan menyatakan pelaku adalah Ulises Bernal Miramontes, seorang pejabat organisasi pekerjaan di negara bagian Jalisco, Meksiko. Namun, hingga saat ini identitas tersebut belum terverifikasi secara independen oleh otoritas terkait.
Meski ada perdebatan di media sosial mengenai interpretasi budaya atas gestur tersebut, kebanyakan publik menilai tindakan itu sangat ofensif dan mencoreng gambaran Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Permintaan maaf pun mengalir dari penduduk Meksiko di beragam platform, termasuk Reddit, nan menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut tidak mewakili keramahan seluruh rakyat Meksiko.
Di sisi lain, stasiun televisi Korea Selatan, MBC, melaporkan adanya kontras positif di stadion nan sama. Beberapa video menunjukkan suporter Meksiko justru merayakan kemenangan berbareng pendukung Korea Selatan dengan penuh sportivitas, menunjukkan bahwa semangat persaudaraan tetap mendominasi turnamen.
Korea Selatan dan Meksiko dijadwalkan bakal berjumpa secara langsung di lapangan hijau pada laga berikutnya di Stadion Guadalajara, 18 Juni 2026 mendatang. Insiden ini diharapkan tidak mengganggu tensi sportivitas antar kedua negara di sisa turnamen.
Fakta Terkini:
- Lokasi Kejadian: Tribun penonton laga Korea Selatan vs Republik Ceko.
- Dampak Sosial: Desakan pencopotan kedudukan pelaku oleh warganet Meksiko dan Korea Selatan.
- Konteks Sejarah: Gestur mata sipit merupakan corak penghinaan rasial terhadap penduduk Asia Timur nan berakar dari sentimen anti-Asia abad ke-19.
(globaltimes/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·