Liputan6.com, Jakarta - Kabar viral mengenai model wanita, Ansy Jan De Vries, nan disebut-sebut menjadi korban pembegalan dan pembacokan di area Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dipastikan hoaks. Cerita tragis tersebut sengaja dikarang oleh sang model sendiri dengan argumen iseng.
Kebohongan ini terbongkar setelah abdi negara kepolisian turun tangan melakukan penyelidikan lapangan dan menemui langsung Ansy Jan De Vries.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihaknya berbareng tim psikologi, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), serta petugas kesehatan telah memeriksa kondisi wanita tersebut untuk menggali keterangan.
“Kami tegaskan bahwa nan berkepentingan bukanlah menjadi korban pemalak ataupun tindakan pidana lainnya,” tegas Budi kepada wartawan, Rabu (20/5/2026) malam.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan narasi nan menyebut Ansy Jan De Vries dibacok oleh orang tidak dikenal saat tengah mengendarai ojek online (ojol) di Kebon Jeruk.
Merespons keresahan publik, polisi langsung bergerak sigap mengecek tempat kejadian perkara (TKP) hingga menyisir Rumah Sakit Sumber Waras nan disebut sebagai tempat korban dirawat. Namun, petugas menemukan kejanggalan lantaran nama Ansy Jan De Vries sama sekali tidak terdaftar sebagai pasien.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·