Villarreal membantai Atletico Madrid 5-1 untuk mengunci ranking ketiga LaLiga. Laga ini menjadi perpisahan emosional nan sempurna bagi pembimbing Marcelino.(Villarreal)
VILLARREAL sukses mengunci ranking ketiga klasemen akhir La Liga setelah melibas Atletico Madrid dengan skor telak 5-1 di Estadio de la Cerámica. Kemenangan dahsyat ini sekaligus memutus tren jelek enam laga tanpa kemenangan saat berjumpa Atletico, sekaligus memberikan bingkisan perpisahan nan sempurna bagi sang pelatih, Marcelino.
Sebelum laga pekan terakhir ini dimulai, kedua tim sebenarnya sudah sama-sama mengamankan tiket ke Liga Champions UEFA musim depan. Duel ini murni menjadi pembuktian siapa nan berkuasa menduduki podium terakhir di bawah dua tim teratas.
Tuan rumah langsung tampil menggebrak di babak pertama. Dani Parejo membuka kelebihan Villarreal melalui titik putih setelah Juan Musso dinilai melanggar Nicolas Pepe di kotak terlarang, meskipun tayangan ulang memperlihatkan kontak nan sangat minim. Gol penalti ini sekaligus menandai penampilan terakhir Parejo berbareng El Submarino Amarillo.
Hanya berselang empat menit, armada Marcelino menggandakan kelebihan lewat sepakan kaki kiri Ayoze Perez, sebelum akhirnya Georges Mikautadze mengubah skor menjadi 3-0 melalui penyelesaian akhir jarak dekat nan tenang.
Atletico Madrid sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 lewat tindakan Marc Pubill nan memanfaatkan kegagalan kiper Arnau Tenas dalam mengantisipasi sepak pojok Antoine Griezmann. Namun, Villarreal langsung merespons sebelum turun minum melalui gol bagus Pape Gueye nan memanfaatkan umpan matang dari Pepe.
Memasuki babak kedua, Villarreal tidak mengendurkan tekanan. Sembilan menit pasca-turun minum, Ayoze Perez mencetak gol keduanya malam itu setelah menerima operan Pepe dan melepaskan tembakan melengkung nan menembus gawang Musso, mengubah papan skor menjadi 5-1.
Laga ini juga diwarnai momen emosional sekitar 25 menit sebelum bubaran. Publik Estadio de la Cerámica memberikan tepuk tangan meriah (standing ovation) saat dua pemain nan bakal hengkang, Dani Parejo dan Alfonso Pedraza, ditarik keluar untuk digantikan oleh Alassane Diatta dan Sergi Cardona.
Villarreal sukses menjaga kelebihan telak ini hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini membikin mereka sukses finis di ranking ketiga LaLiga untuk pertama kalinya sejak musim 2007/08. Sebaliknya bagi Diego Simeone, kekalahan memalukan ini menutup musim nan mengecewakan bagi Atletico Madrid setelah finis di luar tiga besar untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir, serta tertinggal 25 poin dari sang juara, Barcelona. (flash Score/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·