Vidio dan BYON Tempuh Jalur Hukum atas Pembajakan Siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sementara itu dari sisi platform, Gina Golda Pangaila, General Counsel Vidio, menekankan bahwa pembajakan sekarang berkembang mengikuti teknologi digital.

“Metodenya mungkin terlihat sederhana, namun tetap merupakan pelanggaran hukum. Kami terus memperkuat pengawasan dan bekerja sama dengan beragam pihak untuk memastikan pengedaran konten berjalan secara tepat dan tidak melanggar norma dan memberikan pengalaman menonton nan kondusif bagi pengguna,” jelasnya.

Kuasa Hukum Vidio, Ebeneser Ginting, menegaskan bahwa retransmisi tanpa izin merupakan pelanggaran norma nan mempunyai akibat pidana.

“Setiap corak penyiaran ulang tanpa kewenangan melanggar ketentuan Undang-Undang Hak Cipta. Penegakan norma diperlukan untuk menjaga kepastian norma sekaligus melindungi investasi industri imajinatif digital di Indonesia,” ujarnya.  Tindakan ini melanggar norma dan vidio bakal menindak tegas

Perkara ini merujuk pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, khususnya:

Pasal 113 Undang-Undang Hak Cipta

Pelanggaran kewenangan ekonomi pembuat untuk tujuan komersial dapat dipidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda hingga Rp1 miliar.

Pelanggaran kewenangan ekonomi lembaga penyiaran dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun dan/atau denda hingga Rp500 juta.

Berkaca dari penyelenggaraan sebelumnya, pada pertandingan berikutnya BYON Combat Showbiz Vol. 7 Vidio berbareng seluruh penyelenggara bakal memperketat pengawasan selama jalannya pertandingan. Apabila ditemukan pelanggaran serupa, tindakan norma bakal kembali ditempuh secara tegas sesuai ketentuan nan berlaku.

Vidio juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada abdi negara penegak norma nan telah membantu mengawal kasus pembajakan ini, khususnya Polda Metro Jaya Direktorat Siber.

Sebagai informasi, pertandingan bakal digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia mulai disiarkan pukul 14.30 WIB secara eksklusif melalui Vidio, dengan duel utama Putra Abdullah melawan Ronal Siahaan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita