Jakarta, CNBC Indonesia- Berada pertemuan tiga lempeng tektonik besar bumi ialah Eurasia, Indo-Australua, Pasifik membikin letak geografis Indonesia masuk wilayah Ring of Fire. Akibatnya musibah mengenai vulkanik dan gempa bumi seperti erupsi Anak Krakatau hingga Gempa NTT menjadi ancaman nan kudu dihadapi Indonesia.
Selain itu akibat suasana nan menyebabkan tandus Panjang dan kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) juga menjadi ancaman bagi keselamatan penduduk hingga ekonomi dan upaya di Indonesia.
Risiko lingkungan dan ekonomi nan disebabkan musibah alam dan perubahan suasana disebut ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa sebagai aspek krusial dan menjadi 'stress test' bagi daya tahan bumi usaha.
Dari sisi ESG (Environmental, Social, and Governance), kondisi ini bakal menguji ketahanan asset dan operasional bagi sektor bisnis, begitu pula dari sisi sosial maka musibah ini bakal berakibat pada pekerja, masyarakat dan system Kesehatan. Sementara dari sisi governance, perihal ini bakal memperlihatkan daya tahan dan keberlanjutan upaya menghadapi situasi genting.
seperti apa Analisa akibat dan antisipasi akibat suasana dan musibah untuk menjaga ketahanan bisnis? Selengkapnya simak ulasan Andi Shalini dengan Andi Shalini dengan ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 09/09/2026)
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·