Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Kesehatan terus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas Rumah Sakit nan melalui pembangunan 66 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten/Kota khususnya di wilayah terpencil, perbatasan dan kepulauan.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya mengatakan pembangunan RS komplit ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) alias Quick Win Presiden Prabowo. Pada tahun 2025 telah dimulai pembangunan 22 RS nan sudah sukses diselesaikan sebanyak 15 RS dan siap diresmikan dan 5 RS bakal selesai di akhir April 2026.
Pada 2026 juga bakal ditambah pembangunan 20 RS baru dan siap melakukan groundbreaking. Selain itu Kemenkes juga menargetkan transformasi rumah sakit mulai dari ramah disabilitas dan tahan musibah dan gempa M8.
Meski demikian Kemenkes juga menghadapi tantangan mengenai mendorong kesiapan wilayah untuk mengoperasikan RS dan memenuhi keutuhan tenaga medis, mulai dari perawat hingga master ahli dan bisa menangani jasa kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).
Seperti apa langkah transformasi RS?Selengkapnya simak perbincangan Syafinaz Nachiar dengan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 16/04/2026)
Add
source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·