Veteran Microsoft Sebut Update Windows 11 Bukan Selalu Biang Masalah

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Keluhan seperti pembaruan Windows nan membikin sistem bermasalah memang sudah menjadi perihal nan umum, apalagi setiap kali pembaruan dirilis, tidak sedikit pengguna nan langsung menunjuk pembaruan sebagai penyebab utama beragam masalah, mulai dari crash aplikasi hingga sistem kandas booting.

Beberapa kasus memang betul sih, dan apalagi langsung dikonfirmasi oleh Microsoft termasuk pembaruan KB5079391 nan apalagi sempat di hentikan sementar.

Baca Juga : Update Windows 11 KB5086672 Dirilis, Perbaiki Error KB5079391 nan Sempat Dihentikan

Namun mengenai perihal tersebut, menurut salah satu veteran Microsoft dugaan itu sering kali tidak tepat. Jadi Raymond Chen, seorang engineer nan telah berkecimpung di pengembangan Windows selama lebih dari 30 tahun baru baru ini mempublikasikan postingan, dimana dia menjelaskan bahwa dalam banyak kasus, masalah sebenarnya sudah ada sebelum pembaruan diinstal.

Baca Juga : Microsoft Siapkan Peningkatan Besar untuk WSL di Windows 11 di Tahun 2026

Bahkan tim support Microsoft sering kali menemukan pola nan sama, ketika sistem mengalami crash setelah update, mereka mencoba melakukan rollback dan hasilnya sistem tetap bermasalah. Menurut Chen, inti masalahnya bukan pada update, melainkan pada proses restart itu sendiri.

Restart Jadi Pemicu, Bukan Penyebab

Nah khususnya di lingkungan enterprise, perangkat jarang dimatikan alias di restart lantaran argumen produktivitas, hasilnya beragam perubahan sistem nan sudah dilakukan sebelumnya tidak langsung terlihat dampaknya.

Perubahan tersebut bisa berupa pembaruan driver, perubahan group policy, modifikasi registry dan script alias konfigurasi tambahan, dan selama sistem tidak di restart, semuanya tampak melangkah normal, namun begitu patch tuesday dirilis dan memaksa restart, semua perubahan tersebut aktif berbarengan dan disitulah masalah dimulai.

Bisa dibilang, pembaruan Windows memang sering menjadi “kambing hitam” ketika terjadi masalah sistem. Namun dalam banyak kasus, penyebab utamanya justru berasal dari perubahan sebelumnya nan baru terlihat setelah restart.

Selain itu, terlepas dari beragam kasus nan terjadi, Microsoft menegaskan bahwa pembaruan Windows tetap melalui proses pengetesan nan ketat dan sangat krusial untuk menjaga keamanan serta stabilitas sistem.

Namun sebagai pengguna, gimana menurutmu apakah Anda setuju dengan pernyataan veteran Microsoft ini? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com