Pramono menekankan bahwa penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga memerlukan peran aktif dari masyarakat.
"Kami menyampaikan terima kasih masukan dari masyarakat dan saya tidak pernah keberatan dengan laporan corak apa pun. Tetapi kemarin kurang lebih 54 ton sampah sukses dibersihkan," kata Pramono.
Pada kesempatan itu, Pramono juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan lingkungan Jakarta.
"Dan saya meminta untuk masyarakat tidak membuang sekali lagi tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga berbareng Jakarta menjadi lebih rapi, lebih bersih, terutama perihal nan berangkaian dengan sampah," kata Pramono.
Sebelumnya, Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Cakung, Encep Suryana mengatakan, proses pembersihan tumpukan sampah di Cakung dilakukan secara intensif selama dua hari, mulai 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Encep menjelaskan, pengangkutan sampah dilakukan menggunakan 22 rit truk typer mini berkapasitas lima ton dan empat rit truk typer besar berkapasitas 10 ton. Seluruh sampah diangkut menuju TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
"Untuk percepatan penanganan juga dikerahkan ekskavator mini, shovel loader, dan truk road sweeper," kata Encep.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·