Usai Kasus Pencuri Ayam Tewas, Gubernur Bali Dorong Pencegahan Aksi Main Hakim Sendiri

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Usai Kasus Pencuri Ayam Tewas, Gubernur Bali Dorong Pencegahan Aksi Main Hakim Sendiri Gubernur Bali(MI/Arnoldus Dhae)

GUBERNUR Bali Wayan Koster menyikapi dua rumor besar di Bali nan menjadi sorotan publik dan jadi rumor nasional. Dua rumor tersebut ialah viralnya fun run di Canggu Bali nan disebut melarang penduduk lokal untuk ikut berperan-serta dan kasus pengeroyokan di Baturiti Bali hingga menewaskan seorang nan diduga melakukan pencurian ayam.

Koster mengumpulkan seluruh Forkompinda Bali mulai dari Kapolda, seluruh kepala OPD mengenai di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jaya Sabha Denpasar, Selasa (28/7/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, perwakilan dari Kodam IX Udayana, Kejaksaan Tinggi Bali, unsur TNI dari AL, AU, Imigrasi dan seluruh perwakilan lainnya. 

Koster menjelaskan, kasus penganiayaan hingga tewas terhadap terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD di Baturiti, Tabanan dan viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Bali. Koster meminta masyarakat untuk tidak bertindak reaktif dan menyerahkan sepenuhnya proses norma kepada abdi negara kepolisian.

​"Semua kudu menjaga situasi di masing-masing desa, tidak perlu terlalu reaktif. Kalaupun melakukan tindakan pencegahan, ya, boleh, tapi tentu saja kemanusiaan kudu diutamakan," tegas Koster.

​Ia menambahkan, Pemprov Bali bakal merangkul tokoh masyarakat dan pihak desa budaya untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada penduduk agar tindakan main pengadil sendiri tidak terulang kembali di wilayah manapun.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai latar belakang ekonomi dan stigma kejahatan di beberapa wilayah desa, termasuk desa asal korban, Koster menegaskan bahwa penanganan masalah kesejahteraan adalah tanggung jawab lintas pemerintah daerah.

"Kalau soal ekonomi, tidak hanya satu desa, ada sejumlah desa. Tentu di sini Pemprov berbareng pemerintah kabupaten kudu melakukan upaya berbareng dalam pemberdayaan masyarakat," ujar Koster.

​Pada kesempatan nan sama, Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya mengonfirmasi bahwa saat ini sudah ada 5 orang nan diamankan mengenai kasus pengeroyokan nan menyebabkan korban meninggal bumi tersebut.

Pihak kepolisian tetap terus mengumpulkan peralatan bukti dan melakukan penanganan norma lebih lanjut. Ia juga menjelaskan dan meluruskan info nan berkembang di masyarakat nan dapat memperkeruh suasana.

"Polisi sudah bekerja sesuai sistem nan ada, semua sudah ditahan, dan bakal diproses sesuai norma nan berlaku," ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, viral pencuri ayam kejuaraan berinisial KD tewas diamuk massa di Kecamatan Baturiti, Tabanan belum lama ini. Peristiwa ini menjadi viral tatkala sang anak pelaku nan menangisi kematian nahas ayahnya tersebut saat penduduk menggotong jenazah ayahnya.

Mengingat sungguh mudahnya orang terprovokasi dan mengambil tindakan main pengadil sendiri, warganet pun mengecam tindakan tersebut. Kasus ini menjadi atensi publik sehingga saling mempersalahkan dan penduduk Bali kena dampaknya secara keseluruhan. (OL)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia