Usai B50, Pemerintah Kejar Target Mulai Program B60 Tahun Depan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Setelah mengimplementasikan program biosolar dengan campuran minyak sawit 50% namalain B50, pemerintah sedang bersiap untuk meningkatkan tingkat campuran minyak sawit ke dalam solar menjadi 60% namalain B60. Program ini ditargetkan mulai melangkah tahun depan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengatakan peningkatan persentase campuran minyak sawit hingga 60% ke dalam solar adalah petunjuk langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat ketahanan daya serta mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.

"Tahun ini kita sudah mengimplementasikan B50, dan Bapak Presiden waktu kita meluncurkan B50, beliau sudah menyampaikan tahun depan sudah diimplementasikan B60," ujar Yuliot dalam aktivitas EBTKE ConEx ke-12, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memastikan kesiapan penerapan B60 secara menyeluruh, Yuliot mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi secara intensif dari sektor hulu hingga hilir produksi bahan bakar nabati. Langkah ini mencakup pertimbangan dari kesiapan pasokan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

"Berarti jika ini kesiapan untuk sumber bahan bakunya, kita juga kudu konsolidasikan gimana di hulu kesiapan CPO-nya mencukupi. Berarti ini juga ada tambahan penanaman alias peningkatan produktivitas di hulunya," jelas Yuliot.

"Kemudian kita juga kudu meningkatkan industri FAME-nya. Dari industri FAME kita juga bakal penerapan B60 baik itu mandatori ini PSO dan non-PSO. Ya tentu ini kita juga kudu lakukan pertimbangan kesiapan secara keseluruhan. Karena ini sudah merupakan pengarahan dari Bapak Presiden, ya kita juga kudu berupaya untuk diimplementasikan secara keseluruhan," sambungnya.

Sementara itu Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan saat ini pihaknya sedang berbincang dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk industri mengenai untuk melakukan percepatan uji coba program B60.

Menurutnya obrolan mengenai percepatan uji coba ini dilakukan seiring dengan proses penerapan B50. Di mana menurutnya secara nasional saat ini 80% penyaluran biosolar di Indonesia sudah menggunakan bahan bakar solar dengan campuran minyak sawit hingga 50% itu.

"2 bulan capaian untuk delivery B50 di Pertamina itu sudah lebih dari 90%. Lalu jika dari total, kan ada sektor non-Pertamina nan juga menyalurkan, itu jadi jika di rata-rata 80%," ucap Eniya.

"Jadi sebetulnya uji-uji sekarang baru mulai peneliti mulai giat lagi nih begitu tahu jika B50 diterapkan. Ini lagi didiskusikan untuk percepatan uji coba," ujarnya lagi.

(igo/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance