Usai Angkat Trofi Liga Premier Inggris, Mikel Arteta Alihkan Fokus ke Final Liga Champions

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Usai Angkat Trofi Liga Premier Inggris, Mikel Arteta Alihkan Fokus ke Final Liga Champions Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, membeberkan emosinya setelah resmi menjuarai Premier League. Ia pun langsung membidik trofi juara Eropa di Budapest.(Arsenal)

SETELAH merayakan keberhasilan mengangkat trofi Liga Premier di Selhurst Park, manajer Arsenal, Mikel Arteta, memasuki ruang konvensi pers untuk menjawab pertanyaan awak media. Pelatih asal Spanyol tersebut merefleksikan perjalanannya, makna gelar juara bagi dirinya, serta konsentrasi tim ke depan.

Berikut adalah poin-poin krusial nan disampaikan Mikel Arteta mengenai keberhasilan berhistoris The Gunners:

Emosi dan Makna Gelar Juara

Arteta mengaku sangat susah menggambarkan perasaannya dengan kata-kata setelah sukses mengunci gelar juara nan telah lama dinantikan publik Arsenal.

"Sangat susah untuk diungkapkan dengan kata-kata, tetapi sungguh momen nan luar biasa. Banyak emosi, banyak kegembiraan, kebanggaan. Saya pikir langkah perihal ini diraih mewakili apa nan dirasakan para pemain ini dan argumen kenapa keajaiban ini terjadi," ungkap Arteta.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak merasa menjadi pembimbing nan berbeda, melainkan merasa lebih senang dan lega setelah sempat kandas di tiga kesempatan sebelumnya.

"Saya orang nan sama, tetapi saya lebih senang dan lega. Jelas, sepanjang perjalanan ini, kami telah mengambil beberapa langkah besar. Tetapi pada akhirnya, kami di sini untuk memenangkan trofi-trofi besar. Itu adalah tujuan utama dan kami sudah sangat dekat (sebelumnya). Pada tiga kesempatan tersebut, kami kandas di akhir, dan itu sangat menyakitkan. Tapi saya pikir itulah nan mendorong kami semua untuk menemukan langkah baru guna menunjukkan keahlian kami."

Apresiasi untuk Manajemen dan Suporter

Arteta memberikan ucapan terima kasih mendalam kepada jejeran manajemen klub nan telah memercayainya untuk melatih Arsenal sejak awal, meskipun saat itu dia belum mempunyai pengalaman manajerial sama sekali. Ia memuji kontribusi Edu, Vinai Venkatesham, Tim Lewis, serta pemilik klub, Josh dan Stan Kroenke.

Mengenai hubungan emosional di dalam tim, Arteta memuji atmosfer organik nan terbangun di antara staf pembimbing dan para pemain nan membuatnya memperkuat hingga enam alias tujuh tahun di klub.

"Saya merasa sangat spesial dengan hubungan nan kami miliki di antara kami. Ketika mereka memandang Anda, mereka tetap merasa terinspirasi, dan mereka percaya bahwa Anda tetap bisa meningkatkan mereka dan membantu mereka memimpin momen-momen seperti hari ini, jika tidak, itu mustahil."

Membidik Trofi Liga Champions di Budapest

Meski menekankan pentingnya merayakan keberhasilan domestik ini untuk menyalurkan daya positif, Arteta menegaskan bahwa konsentrasi tim bakal langsung dialihkan untuk mempersiapkan diri menghadapi laga final kejuaraan Eropa pekan depan.

"Kami perlu (merayakannya) lantaran kami butuh daya itu mengalir. Kami sudah berbincang tentang apa nan kudu kami lakukan di Budapest, gimana kami bakal menggunakan semua daya luar biasa nan kami bawa ini menuju final tersebut, dan besok kami bakal mulai mempersiapkannya. Kami tidak sabar untuk menulis babak baru dalam sejarah klub kami dan memenangkan Liga Champions," pungkasnya. (Arsenal/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia