Update Terkini 2 Kapal Tanker RI yang Tertahan di Selat Hormuz

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Harapan bakal kelancaran kapal Pertamina nan melintasi Selat Hormuz mulai menunjukkan sinyal positif seiring dengan upaya diplomasi intensif nan dilakukan pemerintah. Indonesia secara konsisten menekankan pentingnya menjaga agar selat strategis tersebut tetap kondusif dan terbuka bagi seluruh pelayaran internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa Indonesia secara tegas menolak segala corak ancaman terhadap kapal niaga nan melintas. Menurutnya, keselamatan para pelaut kudu tetap menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik nan terjadi di area Timur Tengah.

"Indonesia terus menegaskan bahwa krusial menjaga bahwa selat ini aman, terbuka, dan dapat dilalui oleh pelayaran internasional sesuai dengan ketentuan dan norma internasional," kata Vahd dalam sesi konvensi pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu (16/04/2026).

Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya terus memantau kesiapan teknis kapal agar proses melintas di Selat Hormuz melangkah tanpa hambatan keamanan. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan beragam pihak otoritas di Iran guna menindaklanjuti sinyal positif mengenai izin jalur pelayaran internasional tersebut.

Langkah diplomatik ini diambil dengan menjalin komunikasi langsung kepada Angkatan Bersenjata Iran dan Kementerian Luar Negeri Iran secara berkala. Hal ini krusial guna memastikan bahwa kapal milik Pertamina dan kapal niaga lainnya dapat melintasi Selat Hormuz dengan lancar dan kondusif sesuai prosedur.

"Kita bakal terus memantau dan memastikan kesiapan teknis termasuk kesiapan kru, asuransi, dan sebagainya agar kedua kapal tersebut dapat melintas dengan lancar," jelas Vahd.

Mengenai argumen penahanan kapal, pihak kementerian memberikan penjelasan bahwa tidak ditemukan masalah mengenai penggunaan bendera kapal maupun rumor manajemen lainnya. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kelancaran proses perizinan nan sedang melangkah di lapangan agar kapal bisa segera beraksi normal.

Pemerintah juga menjamin bahwa tidak ada halangan komunikasi antara pihak Pertamina dan perwakilan RI dalam menangani krisis pelayaran ini. Seluruh tim diplomatik terus berupaya agar aset negara tersebut dapat melanjutkan perjalanan tanpa adanya gangguan geopolitik nan berkepanjangan.

"Proses perizinan tetap terus melangkah secara intensif antara Kemlu, KBRI Teheran, dan juga dengan Pertamina guna menindaklanjuti sinyal positif nan telah disampaikan pemerintah Iran," timpal ahli bicara Kemlu RI lainnya, Yvonne Mewengkang.

(tps/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News