Update Rombongan Sumud Flotila RI yang Selamat dari Penculikan Israel

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Satu dari sembilan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) nan tergabung dalam Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina mengungkap kondisi terkini usai sejumlah rombongan mereka dicegat hingga diculik tentara kolonialis Israel pada Senin (18/5) pagi waktu setempat.

Herman Budianto Sudarsono, personil GPCI dari RI nan selamat dari penyergapan Israel menyebut bahwa dirinya dan sejumlah rombongan lain dalam kapal nan berbeda saat ini tetap waspada.

Herman saat ini berbareng satu rekannya dari RI dalam kapal Zapyro nan selamat lantaran sukses mengelak dari penyergapan beberapa jam sebelumnya. Dia melaporkan kondisinya secara daring dari kapal di perairan Mediterania sekitar pukul 20.00 WIB alias siang waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah tim kami ini kapten, kru-nya ya dari teman-teman luar biasa berpengalaman. Mereka bisa manuver melakukan penghindaran-penghindaran jauh ya dan sudah dari sasar pengejaran IDF tadi," kata Herman saat dihubungi via panggilan video dari instansi GPCI, Jakarta, Senin (18/5).

Dia menuturkan bahwa malam sebelumnya, Israel telah mengintai rombongan menggunakan sejumlah drone. Memasuki pagi, Israel kemudian menerjunkan kapal perang mereka disusul dengan kapal-kapal mini nan diisi sejumlah prajurit untuk mencegat rombongan GSF.

"Nah kapal-kapal ini menurunkan sekoci-sekoci bergerak mendekati mengejar kapal-kapal kita," katanya.

GPCI mengonfirmasi bahwa sebanyak 17 kapal telah dicegat, nan lima di antaranya merupakan delegasi dari RI. Saat ini, kata Herman, rombongan kapal-kapal GSF telah terpisah untuk menghindari pencegatan Israel.

Namun, dia tetap tetap waspada dan telah menerapkan protokol darurat, meski kapal-kapal tentara Israel tak lagi terlihat.

"Kita juga tidak terlihat kapal-kapal. lya, lantaran memang tadi kita mengelak melebar, dari kapal-kapal nan lain memang strateginya menyebar semuanya, meluas dan kelak kita bakal kembali pada titik nan bakal kita tuju," katanya.

Data GPCI hingga sekitar pukul 20.00 WIB, total ada 17 kapal nan dicegat teroris Israel saat pelayaran, nan lima di antaranya merupakan kapal berisi sembilan delegasi GPCI. GPCI merupakan rombongan Indonesia nan tergabung dalam misi kemanusiaan GSF.

Lima kapal nan dimaksud yakni, ialah Kapal Josef, Osgurluk, Zapyro, Kasr-1, dan BorAlize. Dari sembilan WNI nan ikut berlayar, lima delegasi terkonfirmasi telah diculik alias ditangkap tentara Israel alias IDF. Mereka berasal dari beragam latar belakang dari aktivis hingga jurnalis.

Kelimanya yakni, Bambang Noroyono (jurnalis Republika) di Kapal BorAlize, Andre Nugroho (jurnalis Tempo) di Kapal Ozgurluk, Rahendra Herubowo (jurnalis Inews) di kapal Ozgurluk, Thoudy Badai (jurnalis Republika) di kapal Ozgurluk, dan Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat).

Sedangkan, empat delegasi Indonesia lain dalam misi tersebut dikonfirmasi tetap berlayar. Mereka ialah Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di kapal Zapyro, Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1.

(thr/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional