Update Banjir Bandang di Nepal: 392 Orang Tewas dan 1.400 Masih Hilang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kondisi lumpur nan menutupi pemukiman penduduk pascabencana banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, Kamis (27/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS

Tim penyelamat tetap berupaya mencari para korban musibah banjir bandang di Nepal. Dilansir AFP, info terkini menyebut ada 1.400 orang lenyap dan 392 orang tewas.

Di Nepal, polisi telah menemukan 389 jenazah. Sebanyak 910 orang, termasuk 517 visitor asing, tetap belum diketahui keberadaannya. China juga melaporkan 100 warganya lenyap di Nepal.

Di Daerah Otonomi Tibet China, media pemerintah China melaporkan tiga orang tewas dan 558 orang, termasuk 260 penduduk asing, tetap lenyap akibat longsor lumpur di Pelabuhan Gyirong.

Langkah Pemerintah Nepal dan China

Perdana Menteri Nepal Balendra Shah mengunjungi sejumlah wilayah nan terdampak paling parah. Ia meminta pemerintah wilayah segera memberikan support kepada family nan kehilangan tempat tinggal dan membuka jalan nan tertutup.

Kondisi lumpur nan menutupi pemukiman penduduk pascabencana banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, Kamis (27/8/2026). Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS

Sementara itu, Perdana Menteri China Li Qiang mengunjungi wilayah terdampak di Tibet untuk memantau langsung upaya penanganan bencana.

Pemerintah China juga mengerahkan nyaris 800 personel darurat, anjing pelacak, dan perahu sigap untuk membantu operasi penyelamatan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan