Trump Dilaporkan Pertimbangkan Tarif Besar-besaran untuk Chips

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden AS Donald Trump berbincang di sebuah rapat umum Hari Kemerdekaan, menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan AS, di National Mall di Washington, D.C., AS, Sabtu (4/7/2026). Foto: Evan Vucci/REUTERS

Pemerintahan Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan gelombang baru tarif besar-besaran terhadap semikonduktor, meskipun ada peringatan dari perusahaan teknologi bahwa langkah tersebut dapat merusak angan AS untuk mendominasi kepintaran buatan (AI).

Mengutip The Guardian, salah satu pendekatan tarif nan sedang dipertimbangkan bakal memperluas secara drastis jumlah produk teknologi nan dikenakan bea masuk.

"Tidak hanya menyasar chip tetapi juga berpotensi mencakup banyak peralatan nan dibuat menggunakannya, seperti laptop, konsol gim, alias server nan mengisi pusat data," tulis laporan The Guardian, Kamis (27/8).

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mendukung struktur nan bakal mengaitkan pelonggaran tarif bagi perusahaan asing dengan investasi pada manufaktur chip di AS guna mendorong lebih banyak produksi dalam negeri, menurut empat dari narasumber tersebut.

Pemerintah sedang mempertimbangkan periode penerapan secara berjenjang (phase-in period) untuk tarif baru tersebut, kata keempat orang nan mengetahui berita ini.

Mereka menambahkan bahwa kerangka kerja ini tetap bisa direvisi secara substansial dalam beberapa minggu alias bulan mendatang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan