UMKM Dinilai Tahan Banting Hadapi Dampak Geopolitik dan Perang

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

UMKM Dinilai Tahan Banting Hadapi Dampak Geopolitik dan Perang

UMKM dinilai menjadi sektor krusial nan bisa menopang perbankan di tengah tekanan ekonomi global. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai menjadi sektor krusial nan bisa menopang perbankan di tengah tekanan ekonomi global. Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto, menekankan peran UMKM dalam menjaga portofolio perbankan tetap sehat.

“Secara historis, UMKM punya kelincahan dan kelenturan dalam menghadapi tekanan krisis, baik dari kondisi ekonomi domestik maupun eksternal, seperti akibat geopolitik alias perang di Timur Tengah,” jelas Ryan, Senin (6/4/2026). 

Meski demikian, Ryan menegaskan bahwa bank tetap kudu menerapkan prinsip 5C dalam menilai calon debitur, ialah Character, Capacity, Capital, Condition, dan Collateral, agar kualitas portofolio tetap terjaga.

“Bank, terutama nan sebagian besar sahamnya dimiliki negara, memang wajar mendukung program pemerintah. Namun, penyaluran angsuran kudu tetap sesuai dengan sektor unggulan dan skill masing-masing bank,” ujarnya.

Ryan menambahkan, kehadiran bank di wilayah hingga pelosok memungkinkan mereka menggali beragam lapangan upaya nan prospektif sesuai karakter wilayah, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Sebagai contoh, beberapa bank pelat merah, termasuk Bank Mandiri, diketahui menyalurkan angsuran ke sektor produktif UMKM. Langkah ini dinilai sejalan dengan pengarahan pemerintah sekaligus membantu menjaga pertumbuhan aset dan pendapatan perbankan di tengah kondisi dunia nan penuh tekanan.

“Ini bisa menjadi momentum bagi perbankan untuk menjaga pertumbuhan, sembari tetap mendukung program pemerintah,” tambah Ryan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com