Ilustrasi(Dok UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja-sama dengan Kementerian Transmigrasi untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal dan memperluas akses pasar bagi produk unggulan di area transmigrasi Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Melalui Tim Ekspedisi Patriot (TEP) UGM, dikembangkan platform digital Digipangan.id sebagai marketplace komoditas daerah.
Program ini difokuskan pada Distrik Muting, Ulilin, dan Elikobel. Marketplace ini dirancang unik untuk mempertemukan petani dan konsumen secara langsung guna memangkas rantai pengedaran nan panjang.
Ketua Tim TEP UGM Digipangan, Dr. Faiz Zamzami, SE., M. Acc., menjelaskan bahwa Digipangan.id diharapkan dapat memperpendek rantai pemasaran produk pertanian dan pangan. Dengan terhubung langsung, produk lokal mempunyai kesempatan lebih besar menjangkau pasar tanpa ketergantungan penuh pada perantara.
“Toko online ini mempertemukan konsumen kepada petani secara langsung. Dengan demikian, diharapkan rantai pemasaran dapat menjadi lebih pendek dan petani mempunyai kesempatan memperoleh nilai ekonomi nan lebih baik dari produk nan mereka hasilkan,” ujar Faiz di Yogyakarta, Rabu (9/9).
Pemanfaatan AI dan Pendampingan Produk
Pengembangan platform ini bakal diikuti dengan training dan pendampingan langsung bagi masyarakat serta pelaku upaya di area Muting. Salah satu materi utama adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk digital marketing.
“Masyarakat diperkenalkan pada langkah memanfaatkan AI untuk membikin materi promosi, menyusun strategi pemasaran digital, mengenali sasaran konsumen, hingga meningkatkan jangkauan pemasaran melalui beragam kanal digital,” jelas Faiz.
Selain aspek pemasaran digital, tim TEP UGM juga memberikan pendampingan dalam:
- Pengembangan Kemasan: Menciptakan bungkusan nan menarik, informatif, dan mempunyai identitas kuat untuk meningkatkan daya saing produk di luar daerah.
- Pembuatan Prototipe: Memastikan produk lokal mempunyai kualitas dan corak nan sesuai dengan standar kebutuhan pasar.
Dukungan Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merauke, Thomas Kimko, S.STP., M.A., menyambut positif kehadiran Digipangan.id. Menurutnya, support pemerintah wilayah sangat krusial dalam mendorong transformasi teknologi digital untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah ini diharapkan bisa membawa produk unggulan dari area Muting menembus pasar nan lebih luas melalui ekosistem perdagangan digital. Melalui pendampingan berkelanjutan, area transmigrasi di Merauke diproyeksikan melahirkan produk berbobot tambah dengan akses pasar nan semakin terbuka lebar.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·