Tutup 240 BUMN, Prabowo: Tak Ada yang Untung!amp;nbsp;

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |07:05 WIB

 Tak Ada nan Untung! 

Presiden Prabowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menutup sekitar 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nan terus mengalami kerugian. Langkah ini menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN nan dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak.

“Waktu saya jadi presiden, baru saya tahu. Jumlahnya seribu lebih. Sekarang kita sudah tutup kurang lebih 240. Tidak ada nan untung, rugi terus,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato pada Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Menurut Presiden, keberadaan BUMN nan tidak produktif turut membebani finansial negara lantaran tetap kudu bayar penghasilan dewan dan komisaris dalam jumlah besar.

Prabowo menyebut seorang dewan alias komisaris dapat menerima penghasilan hingga Rp50 juta per bulan alias lebih. Mirisnya, di sejumlah BUMN, dewan dan komisaris tetap menerima remunerasi meskipun perusahaan terus mengalami kerugian. Karena itu, Prabowo mengatakan langkah penataan BUMN tersebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara dalam jumlah nan sangat signifikan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com