
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso. (Foto: Instagram/chelseafc)
LONDON – Chelsea harus menelan pil pahit dalam lawatan ke kandang Arsenal setelah dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2 di matchday ketiga Liga Inggris 2026-2027, pada Minggu 6 September 2026. Hasil minor di Stadion Emirates ini sekaligus menandai kekalahan kompetitif perdana bagi pembimbing Xabi Alonso sejak resmi membesut The Blues –julukan Chelsea– pada musim panas ini.
Sempat memimpin lebih dulu di awal pertandingan, skuad asal London Barat tersebut kandas mempertahankan kelebihan akibat tekanan masif dari tim tuan rumah. Chelsea unggul berkah Morgan Rogers di menit kedua, sedangkan Arsenal membalas via Kai Havertz (25’) dan Martin Odegaard (50’).
1. Rasa Sakit nan Positif
Menanggapi hasil negatif tersebut, Xabi Alonso tidak menutup-nutupi rasa kecewanya dan menegaskan kekalahan dalam laga derbi ini wajib memberikan pengaruh emosional bagi para pemainnya. Ia menyebut momentum pertandingan sempat bergeser drastis terutama pada seperempat jam usai gol pembuka dan awal paruh kedua babak.
“Kami mengawali laga dengan baik dan mencetak gol duluan, tetapi 15 menit setelahnya mereka menekan kami habis-habisan hingga kami kudu memperkuat sangat dalam dan kesulitan menguasai bola," ungkap Alonso dalam sesi bertemu pers pascalaga, dikutip dari Sportskeeda, Senin (7/9/2026).
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti perjuangan gigih anak asuhnya nan nyaris menyamakan kedudukan di pengujung laga lewat kesempatan emas Estevao Willian. Ia meminta skuadnya untuk menjadikan kepedihan ini sebagai bahan bakar positif mengingat kejuaraan tetap sangat panjang.
Kai Havertz bedah gawang Chelsea
"Kekalahan ini mengecewakan dan kudu terasa menyakitkan, tetapi rasa sakit itu kudu berakibat positif lantaran ini baru pekan ketiga dan tetap banyak laga nan kudu dimainkan," sambung Alonso.
2. Tantangan Kontra Hull City
Ketika disinggung mengenai rapuhnya lini belakang nan menjadi sorotan, Alonso menegaskan bahwa konsentrasi utamanya tetap pada langkah memenangkan pertandingan lewat keseimbangan tim.
36 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·