Tujuh Bot Nelayan Terbakar di Pelabuhan Belawan, Empat Mobil Damkar Dikerahkan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Tujuh Bot Nelayan Terbakar di Pelabuhan Belawan, Empat Mobil Damkar Dikerahkan Tujuh bot penangkap ikan berbahan kayu terbakar di area Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara, Sabtu (20/6).(MI/Januari Hutabarat)

KEBAKARAN dahsyat melanda area tangkahan ikan di Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara, pada Sabtu (20/6) siang. Sedikitnya tujuh bot penangkap ikan berbahan kayu gosong dilalap si jago merah dalam peristiwa nan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut.

Kobaran api nan muncul secara tiba-tiba dengan sigap membesar dan melahap kapal-kapal nan sedang bersandar. Material kayu nan mendominasi badan bot membikin api dengan mudah menjalar, mengakibatkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi hingga terlihat dari beragam perspektif area pelabuhan.

Kepanikan sempat melanda letak kejadian. Para nelayan, pekerja pelabuhan, hingga penduduk sekitar berupaya keras menyelamatkan kapal-kapal lain nan berada di dekat titik api. Beruntung, kondisi air laut nan sedang pasang mempermudah proses evakuasi, sehingga sejumlah bot sukses ditarik menjauh dari kobaran api sebelum ikut terbakar.

Petugas pemadam kebakaran nan menerima laporan segera menerjunkan sedikitnya empat mobil pemadam ke lokasi. Tim Damkar berjibaku memadamkan api guna mencegah perambatan ke akomodasi umum, penyimpanan penyimpanan, serta kapal-kapal lain nan tetap berlabuh di area tangkahan.

Abdul, seorang tenaga kerja Gudang Mitra, mengungkapkan kekhawatirannya saat api mulai membesar di area padat aktivitas perkapalan tersebut. "Kami sangat resah lantaran api sigap sekali membesar. Takut merembet ke kapal lain dan penyimpanan nan ada di sekitar sini," ujarnya di letak kejadian.

Hal senada disampaikan oleh Panut Silban, penduduk setempat. Ia menyebut bahwa asal-usul api tetap menjadi misteri. "Sampai sekarang belum jelas asal api. Tiba-tiba saja sudah membesar," katanya.

Setelah melakukan upaya pemadaman intensif, petugas akhirnya sukses mengendalikan situasi. Hingga sore nanti, proses pendinginan tetap terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi nan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai nomor nan cukup besar mengingat tujuh bot kayu ludes tak bersisa. Pihak berkuasa saat ini tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mendata total kerugian nan ditimbulkan. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia