Trump Beli Saham Dell sebelum Kontrak Pentagon Rp158 Triliun Cair

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Trump Beli Saham Dell sebelum Kontrak Pentagon Rp158 Triliun Cair Donald Trump.(Al Jazeera)

PENGUNGKAPAN finansial wajib terbaru mengungkap ada hubungan erat antara aktivitas investasi Presiden Donald Trump dengan perjanjian pemerintah federal. Portofolio investasi Trump diketahui membeli saham Dell senilai lebih dari US$1 juta (sekitar Rp17,7 miliar) hanya beberapa bulan sebelum perusahaan teknologi tersebut mendapatkan perjanjian raksasa dari Pentagon senilai US$9,7 miliar alias setara Rp158 triliun.

Berdasarkan arsip dari Kantor Etika Pemerintah AS (U.S. Office of Government Ethics), portofolio investasi Trump melakukan lebih dari 3.600 transaksi pada kuartal pertama tahun 2026. Transaksi tersebut mencakup jual-beli saham di beragam perusahaan teknologi, bank, dan korporasi besar nan mempunyai hubungan upaya dengan pemerintah federal.

Investasi dan Promosi Terbuka

Data menunjukkan bahwa pada 10 Februari 2026, portofolio Trump membeli saham Dell dengan nilai antara US$1 juta hingga US$5 juta. Menariknya, tak lama setelah pembelian tersebut, Trump secara terbuka mempromosikan produk Dell dalam beragam kesempatan pidato.

"Pergilah dan belilah komputer Dell," ujar Trump dalam pidatonya di Rome, Georgia, pada 19 Februari, dan mengulanginya kembali di Corpus Christi, Texas, pada 27 Februari. Ia juga memberikan pujian unik kepada pendiri Dell, Michael Dell, dalam pidato State of the Union pada 24 Februari.

Puncak dari rangkaian peristiwa ini terjadi pada 28 Mei 2026, ketika Pentagon mengumumkan kesepakatan senilai US$9,7 miliar dengan Dell untuk jasa digital, nan disebut oleh Departemen Pertahanan sebagai perjanjian terbesar hingga saat ini.

Donasi Filantropi dan Kedekatan Politik

Kedekatan antara Trump dan Michael Dell, orang terkaya keenam di bumi dengan kekayaan bersih US$244 miliar (sekitar Rp3.972 triliun), telah terlihat sejak akhir 2025. Michael dan istrinya, Susan Dell, menyumbangkan US$6,25 billion (sekitar Rp101,7 triliun) untuk inisiatif Trump Accounts, program akun investasi bagi anak-anak AS.

Catatan Kekayaan: Forbes memperkirakan kekayaan bersih Trump telah melonjak dari US$2,1 miliar pada tahun 2020 menjadi sekitar US$6,5 miliar pada tahun 2026, meningkat US$1,4 miliar hanya dalam satu tahun terakhir.

Bantahan Konflik Kepentingan

Pihak Gedung Putih dan Trump Organization dengan tegas membantah ada bentrok kepentingan. Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyatakan bahwa Trump selalu bertindak demi kepentingan publik Amerika dan aset-asetnya dikelola dalam perwalian (trust) oleh anak-anaknya.

Eric Trump, melalui platform X, juga menegaskan bahwa aset family mereka diinvestasikan melalui lembaga finansial besar dalam indeks pasar nan luas. "Menyarankan bahwa saham perseorangan dibeli alias dijual atas diskresi personil family Trump adalah kebohongan," tulisnya.

Namun, para kritikus dan lembaga seperti Brennan Center for Justice mencatat bahwa struktur portofolio presiden saat ini bukanlah yang biasa digunakan presiden AS terdahulu untuk memisahkan sepenuhnya kendali aset selama menjabat. Selain Dell, Trump juga dilaporkan berinvestasi di TKO Group Holdings (induk UFC) dan NVIDIA di tengah kebijakan pemerintah nan berangkaian dengan sektor-sektor tersebut. (People/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia