Presiden AS Donald Trump.(White House)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pembocor info semestinya ditembak dengan mengeklaim telah membatalkan serangan terhadap Iran setelah waktu pelaksanaannya bocor ke sejumlah media berita.
“Pembocor info harus, menurut saya, pembocor info kudu ditembak. Dahulu, kami biasa menembak para pembocor informasi,” kata Trump dalam sebuah rapat umum di Arizona, Rabu (14/10).
Trump mengatakan pesawat pengebom siluman B-2 dikerahkan “untuk memastikan mereka tidak mempunyai senjata nuklir” dan bahwa “Iran sedang menunggu” kehadiran pesawat-pesawat tersebut.
“Seseorang telah membocorkan informasi, seseorang nan kurang bertanggungjawab. Mereka semestinya dipenjara dan ditembak. Mereka semestinya dipenjara seumur hidup,” katanya.
“Mereka membocorkan bahwa kami bakal berangkat dari Missouri pada pukul 12.07, dan info itu muncul di The New York Times dan CNN. Mereka membocorkan waktu keberangkatan kami dan waktu kehadiran kami,” kata Trump.
Trump mengatakan bahwa setelah dua hari, operasi serangan tersebut akhirnya dilaksanakan pada waktu nan sama. “Itulah satu-satunya saat mereka tidak memperkirakan kehadiran kami,” katanya.
Trump menyebut para pembocor info sebagai “sampah masyarakat” dan menambahkan bahwa mereka “harus ditindak dengan sangat, sangat tegas”. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·