Perjalanan Commuter Line Merak relasi Rangkasbitung-Merak sempat tertahan pada Selasa (25/8) sore, setelah sebuah truk terperosok dan menutup jalur rel di lintas Serang-Karangantu.
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan posisi truk nan terperosok menghalangi jalur kereta api, sehingga lintasan ditutup sementara.
“Layanan perjalanan Commuter Line Merak No. 314 tujuan Stasiun Merak, sempat tertahan di Stasiun Serang selama 70 menit untuk menunggu kondusif lintas di letak terperosoknya kendaraan,” kata Leza dalam keterangan nan diterima kumparan, Selasa (25/8).
Kondisi tersebut juga berakibat terhadap perjalanan Commuter Line Merak Nomor 315 tujuan Rangkasbitung. Kereta tersebut diperkirakan mengalami keterlambatan sekitar 20-30 menit di Stasiun Merak.
Leza menyebut proses pemindahan truk telah sukses dilakukan oleh pihak mengenai menggunakan perangkat berat. Hingga pukul 15.54 WIB, kendaraan telah dievakuasi sehingga ruang bebas mobilitas kereta api kembali terbuka.
Meski demikian, KAI Commuter tetap membatasi kecepatan perjalanan kereta di letak kejadian menjadi 20 kilometer per jam untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan.
“KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan, dahulukan pengguna nan turun dan selalu ikuti pengarahan dari petugas,” ujarnya.
KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan nan terjadi akibat kejadian tersebut.
37 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·