Trik ubah jaring apel jadi alat kupas kacang super cepat, emak-emak wajib coba

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Trik ubah jaring apel jadi perangkat kupas kacang super cepat, emak-emak wajib coba

cara kupas kacang tanah| foto ilustrasi: Gemini AI

- Mengupas kacang tanah sangrai sering dianggap sepele, tapi jika jumlahnya banyak bisa bikin tangan pegal dan makan waktu. Biasanya orang mengandalkan langkah manual dengan diremas satu per satu alias digosok pakai tangan kosong. Sayangnya, metode ini kurang efisien lantaran kulit ari kacang tidak selalu mudah lepas, apalagi jika kacang tetap hangat alias teksturnya agak lembap.

Dikutip BrilioFood dari akun instagram @yulie_akhyan, ternyata, ada trik sederhana nan jarang diketahui: memanfaatkan jaring buah jejak (seperti pembungkus apel alias pir). Tekstur jaring nan agak kasar namun tetap lentur membuatnya efektif untuk menggesek permukaan kacang tanpa merusak isinya. Saat kacang digosok di dalam jaring, gesekan nan terjadi membantu melepaskan kulit ari dengan lebih sigap dan merata.

Cara ini tidak hanya praktis, tapi juga lebih irit tenaga. Kamu tidak perlu menekan terlalu kuat, cukup dengan aktivitas ringan kulit kacang sudah bisa terkelupas. Selain itu, jaring buah mudah ditemukan dan bisa didaur ulang, jadi lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis. Cocok banget buat Anda nan sering mengolah kacang tanah dalam jumlah banyak.

Langkah-langkah Mengupas Kacang dengan Jaring Buah

1. Siapkan kacang tanah nan sudah disangrai dan pastikan tidak terlalu panas agar kondusif disentuh.

2. Ambil jaring buah jejak nan bersih dan kering.

3. Masukkan segenggam kacang ke dalam jaring tersebut.

Trik ubah jaring apel jadi perangkat kupas kacang super cepat, emak-emak wajib coba

foto: Instagram/@yulie_akhyan

4. Pegang kedua sisi jaring, lampau gosokkan kacang di dalamnya dengan aktivitas memutar alias diremas ringan.

5. Lakukan selama beberapa detik sampai kulit ari mulai terlepas.

Trik ubah jaring apel jadi perangkat kupas kacang super cepat, emak-emak wajib coba

foto: Instagram/@yulie_akhya

6. Keluarkan kacang, lampau pisahkan kulit nan sudah terkelupas dengan langkah ditampi alias ditiup perlahan.

7. Ulangi proses jika tetap ada kulit nan menempel.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah semua jenis jaring buah bisa digunakan untuk trik ini?

Umumnya jaring buah berbahan polyethylene nan tebal (seperti pembungkus pir alias apel) paling efektif lantaran teksturnya nan menonjol membantu gesekan. Jaring nan terlalu tipis mungkin kurang kuat untuk menahan tekanan saat digosok.

2. Mengapa kacang kudu disangrai terlebih dulu sebelum dikupas dengan metode ini?

Proses sangrai alias penggorengan membikin kulit ari menjadi kering dan rapuh. Dalam kondisi kering, ikatan antara kulit ari dan biji kacang melemah, sehingga sangat mudah lepas hanya dengan sedikit gesekan mekanis.

3. Apakah metode jaring buah ini bisa merusak tekstur biji kacang?

Tidak, asalkan kita tidak menekannya terlalu ekstrem. Tekstur jaring buah cukup lentur sehingga hanya konsentrasi melepaskan kulit ari tanpa memberikan tekanan nan cukup kuat untuk memecah biji kacang menjadi butiran kecil.

4. Selain ditiup, apa langkah paling bersih untuk memisahkan kulit ari nan sudah terlepas?

Kita bisa menggunakan wadah penampi dari bambu alias menggunakan saringan kawat berlubang besar. Goyangkan saringan tersebut sehingga kulit ari nan ringan bakal jatuh ke bawah alias terbang tertiup angin, sementara kacang tetap berada di dalam saringan.

5. Bisakah teknik ini digunakan untuk kacang tanah nan tetap basah?

Teknik ini kurang efektif untuk kacang basah alias kacang rebus lantaran kulit arinya berkarakter lunak dan lengket. Metode ini dirancang unik untuk bahan nan sudah kering alias melalui proses pemanasan.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang nan mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah nan telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Briliofood.net
Briliofood.net