Tri Tito Karnavian Dorong Sosialisasi Registrasi Posyandu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian mendorong percepatan sosialisasi registrasi Posyandu sebagai langkah awal memperkuat pelayanan masyarakat hingga tingkat desa.

Registrasi diperlukan agar keberadaan dan pengelolaan Posyandu lebih tertata serta dapat mendukung pelayanan nan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Posyandu ini sebenarnya lembaga nan sudah cukup dikenal. Dulu Posyandu melayani ibu-ibu hamil, anak-anak, bayi dan lain-lain. Tetapi saat ini rupanya Posyandu mempunyai visi nan bisa lebih besar untuk melayani masyarakat," kata Tri saat datang dalam aktivitas Sosialisasi Kebijakan Registrasi Posyandu di Pendopo Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Rabu (2/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu juga telah berkembang sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan enam bagian Standar Pelayanan Minimal (SPM). Perluasan peran tersebut menuntut Posyandu mempunyai tata kelola dan pendataan nan lebih baik.

Tri menekankan pentingnya info nan bisa menggambarkan kondisi masyarakat secara lebih rinci. Data pembangunan tidak cukup hanya menunjukkan nomor agregat, tetapi perlu menjangkau masyarakat secara langsung melalui info berasas nama dan alamat.

"Pendataan itu biasanya angka. Misalnya, nomor stunting di wilayah ini sekian jumlahnya, nomor kemiskinan masyarakat sekian. Tetapi untuk mencapai by name by address, masyarakat kudu betul-betul terhubung dengan pelayanan," katanya.

Tri menambahkan penguatan pelayanan masyarakat memerlukan keterlibatan pemerintah desa, termasuk melalui musyawarah desa untuk mengidentifikasi kebutuhan warga. Dukungan tersebut juga perlu diikuti dengan penganggaran nan sesuai agar program Posyandu dapat melangkah dan memberikan faedah secara nyata.

Tri juga meminta para kepala desa memberikan perhatian terhadap keberadaan dan pengelolaan Posyandu di wilayahnya.

Keterlibatan pemerintah desa menjadi krusial lantaran Posyandu berada paling dekat dengan masyarakat dan dapat membantu pemerintah menjangkau kebutuhan penduduk secara lebih langsung.

Ia menilai penguatan Posyandu kudu diikuti perubahan langkah pandang terhadap pelayanan publik. Aparatur dan seluruh unsur nan terlibat perlu menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai orientasi utama, sehingga pelayanan tidak berakhir pada konsep dan pendataan, tetapi menghasilkan faedah nan dapat dirasakan warga.

"Konsep-konsep itu kudu menghasilkan pelayanan nan nyata sesuai dengan angan masyarakat. Kita berambisi langkah awal melalui registrasi ini dapat membikin Posyandu terwujud dan melangkah dengan baik," katanya.

(sur)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional