Pemandangan berbeda terlihat di Museum Nasional Indonesia pada Sabtu (18/7). Tempat nan menyimpan ribuan memori sejarah Nusantara ini sekarang dipadati oleh anak-anak muda nan menjadikannya sebagai letak pilihan untuk menghabiskan waktu akhir pekan.
Alih-alih memadati pusat perbelanjaan modern, tren hangout alias nan terkenal disebut “museum date” di kalangan anak muda tampak nyata di setiap perspektif area pameran.
Bagi generasi ini, beralihnya pilihan dari pusat perbelanjaan ke museum didasari oleh kejenuhan bakal intermezo nan itu-itu saja.
"Kalau mal kan monoton, ya, hanya untuk main-main aja gitu. Sedangkan jika di museum nih kita bisa memandang hal-hal baru," ujar Azis (21), saat ditemui kumparan di lokasi. Azis datang berbareng kekasihnya, Mona.
Mona menambahkan, motivasi mereka datang adalah untuk mencari sesuatu nan bisa dipelajari. Rasa penasaran mereka juga makin dipicu oleh media sosial.
"Dulu pernah ke sini tapi belum seperti ini kondisinya. Pas memandang di TikTok ada hal-hal baru di museum, jadi pengin kunjungin aja sih," tambahnya.
Daya tarik visual dan nilai edukasi nan dikemas secara modern ini juga dirasakan oleh Kaila Az-Zahra (19) dan Muhammad Syarif (19). Bagi Kaila, museum masa sekarang menawarkan paket komplit nan disukai anak muda.
"Mungkin lantaran suasananya nan aesthetic, terus juga banyak sejarah-sejarah di situ. Jadi suasananya enak-enak aja, sekalian kita belajar sejarah-sejarah nan di sini," kata Kaila.
Tak hanya kehadiran mereka, sejumlah penduduk lain juga terlihat menikmati ruang pameran itu. Sembari memandang instalasi fosil raksasa nan megah, mereka tampak mengabadikan momen bersama. Pakaian alias outfit nan mereka kenakan pun tampak dipersiapkan dengan modis, membaur dengan ruang museum nan estetik.
Pergeseran langkah menikmati akhir pekan seperti ini menunjukkan bahwa bagi generasi muda, museum tidak lagi dianggap sebagai ruang arsip nan kaku. Museum Nasional telah sukses mengambil peran baru.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·