Transjakarta Laut Dinilai Permudah Mobilitas Warga Kepulauan Seribu

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Akademisi Universitas Indonesia (UI), Arry Rahmawan Destianto menyebut rencana ekspansi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) ke moda transportasi perairan melalui Transjakarta Laut dapat menjawab kebutuhan mobilitas penduduk Kepulauan Seribu.

Namun, dia mengingatkan agar pengembangan jasa transportasi laut itu disertai perencanaan pembiayaan nan matang dan pelibatan pelaku transportasi lokal.

"Kami mendukung arah Ranperda ini sebagai respons atas kebutuhan jasa nan terpercaya di Kepulauan Seribu. Namun, kajian cost-benefit serta kepastian skema pendanaan untuk setiap moda baik darat, laut, maupun udara kudu dipisahkan secara jeli lantaran struktur teknis dan finansialnya sangat berbeda," kata Arry dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arry, pengembangan Transjakarta Laut juga perlu memperhatikan akibat sosial-ekonomi terhadap masyarakat setempat. Tujuannya, agar pemilik kapal tradisional dan tenaga kerja lokal tidak tersisih ketika jasa transportasi tersebut mulai beroperasi.

Karenanya, dia pun mendorong ada skema legalisasi dan pelibatan operator kapal tradisional sebagai mitra dalam ekosistem Transjakarta Laut.

"Proses transisi kudu dikelola secara bijak, terutama mengenai penyerapan tenaga kerja lokal dan pemilik kapal tradisional. Harus ada skema legalisasi serta inklusi bagi mitra operator lokal agar mereka menjadi bagian utuh dari ekosistem Transjakarta Laut," ucap dia.

Sementara itu, akademisi UI lainnya, Arman Umar Muiz menyarankan agar pengoperasian Transjakarta Laut dilakukan secara berjenjang demi menjaga efisiensi investasi dan mempermudah proses perizinan. Menurutnya, Transjakarta dapat memulai dengan berfokus sebagai operator kapal.

Selain itu, pemerintah juga perlu menyiapkan solusi konkret mengenai perizinan, termasuk Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL), serta pembentukan badan norma alias koperasi bagi operator kapal tradisional.

"Langkah ini krusial agar operasional mereka menjadi legal, terintegrasi, dan terjamin kerangka keselamatannya," kata Arman.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana untuk memperluas upaya PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) ke sektor transportasi laut hingga udara.

Rencana itu tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta.

"Ruang lingkup upaya PT Transportasi Jakarta juga diperluas untuk mendukung jasa transportasi nan lebih terintegrasi, mencakup jasa pikulan perairan dan udara, penyediaan dan pengelolaan sarana serta prasarana transportasi, hingga pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem pendukung jasa angkutan," kata Pramono dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10) siang dikutip dari Antara.

Pemprov DKI saat ini tetap mengkaji sejumlah pengganti pengelolaan jasa tersebut, termasuk landasan izin dan model upaya nan dinilai kudu efisien serta berorientasi pada pelanggan.

Pengembangan Transjakarta Laut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus memudahkan akses penduduk terhadap jasa pendidikan dan kesehatan. Kehadiran jasa tersebut juga dinilai berpotensi mendorong perekonomian melalui kelancaran arus barang, jasa, dan wisatawan.

Dalam proses pengkajian, Pemprov DKI turut mematangkan skema operasional, standar keselamatan pelayaran, kepantasan dermaga, hingga penyesuaian tarif agar tetap terjangkau.

Pemprov juga memastikan pengembangan jasa laut tidak bakal mengganggu mutu dan gelombang jasa utama Transjakarta di darat. Operasional bus koridor, non-koridor, serta armada penunjang lainnya disebut tetap bakal melangkah optimal.

(dis/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑