Derby della Mole antara Torino dan Juventus berhujung seri 2-2. Laga ini sempat tertunda satu jam akibat bentrok suporter sebelum Torino bangkit dari ketertinggalan.(Juventus)
PERTANDINGAN sengit berjudul Derby della Mole antara Torino dan Juventus berhujung seri dengan skor 2-2 di Stadio Olimpico Grande Torino. Laga ini sempat tertunda selama satu jam dari agenda semula akibat bentrok dahsyat antarsuporter (ultras) kedua tim nan terjadi pada sore hari sebelum pertandingan.
Akibat bentrok tersebut, seorang suporter Juventus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Ultras Bianconeri sempat menakut-nakuti bakal menginvasi lapangan jika pertandingan tetap dimulai. Setelah Lega Serie A dan otoritas publik memutuskan laga tetap berjalan, sebagian besar pendukung Juventus memilih meninggalkan stadion dan mengosongkan tribun tandang.
Saat laga dimulai, Torino langsung tampil garang dengan menekan sejak menit awal. Namun, justru Juventus nan sukses memecahkan kebuntuan pada menit ke-24. Menerima umpan jeli dari Khephren Thuram, Dusan Vlahovic mengontrol bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke tiang jauh nan kandas dihalau kiper Alberto Paleari.
Memasuki babak kedua, Juventus langsung menggebrak. Vlahovic mencetak gol keduanya setelah menuntaskan sebuah skema serangan kembali sigap nan dipimpin oleh Francisco Conceiçao. Bomber asal Serbia tersebut menyambut bola di dalam kotak penalti dengan sepakan kaki kanan first-time nan mengubah skor menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, pembimbing Torino, Roberto D’Aversa, melakukan sejumlah pergantian strategi nan jitu. Di sisi lain, pembimbing Juventus, Luciano Spalletti, justru menarik keluar sejumlah pemain pilarnya seperti Conceiçao, Vlahovic, dan Thuram.
Momentum kebangkitan Torino dimulai lewat situasi sepak pojok. Gelandang timnas Italia, Cesare Casadei, sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui sundulan berkekuatan setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Juventus.
Tensi pertandingan semakin meninggikan di 20 menit terakhir. Upaya gempuran berkali-kali Granata akhirnya membuahkan hasil, kembali lewat skema bola mati. Berawal dari sepak pojok, Casadei kembali memenangkan duel udara. Meski bola sundulannya sempat ditepis oleh Mattia Perin, penyerang timnas Skotlandia, Ché Adams, bergerak sigap menyambar bola muntah tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Juve sempat mendapat kesempatan terakhir lewat tendangan jarak jauh Emil Holm, namun Paleari dengan sigap menepis bola ke atas mistar gawang. Skor seri 2-2 memperkuat hingga peluit panjang. Hasil ini membikin Juventus finis di ranking keenam klasemen akhir dengan 69 poin, sementara tiket Liga Champions musim depan resmi menjadi milik Inter, Napoli, Roma, dan Como. (Football-Italia/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·