Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini mengenai penduduk negara asing (WNA) berjulukan Duncan James Rance, tahanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, ditemukan tewas gantung diri.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan peristiwa itu dan memastikan korban dievakuasi petugas Polsek Sukmajaya berbareng Inafis Polres Metro Depok.
Made menjelaskan, awalnya korban ditahan pihak imigrasi Depok sejak Senin 20 April 2026 dikarenakan melanggar izin tinggal. Pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 15.20 WIB, berasas rekaman CCTV, korban terlihat memasuki bilik mandi.
Sementara itu, video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah polisi nan berupaya menghalau massa agar tidak saling serang. Terlihat polisi membawa pelontar gas air mata sembari meminta massa mundur dan menjauhi letak kejadian.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 16.25 WIB di instansi debt collector di Jalan Swadaya, Cakung, Jakarta Timur. Markas mata elang itu digeruduk massa nan marah lantaran motor salah satu penduduk ditarik paksa.
Dalam rekaman nan beredar, penduduk beramai-ramai mendatangi instansi mata elang. Adu mulut terjadi diantara kedua pihak dan nyaris bentrok. Polisi pun turun tangan meredam emosi dua kelompok. Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra menerangkan, keributan dipicu penarikan motor.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah mengenai Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar adanya perusahaan gambaran milik mantan petinggi Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar (ZR), nan sekarang menjadi terpidana kasus korupsi jenis suap vonis bebas Gregorius Ronald Tannur.
Skema pencucian duit pun terungkap dengan sejumlah arsip aset nan disita sebagai peralatan bukti. Penyidik menemukan perusahaan gambaran nan didirikan berbareng Agung Winarno (AW) selaku produser movie nan sekarang telah bertatus tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Perusahaan itu diduga menjadi tempat penampungan hasil kejahatan.
Direktur Penyidikan (dirdik) Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan, interogator telah mengejar aliran duit selama berbulan-bulan. Hasilnya, skema penyembunyian aset mulai terkungkap.
Berikut deretan buletin terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Rabu 22 April 2026:
1. Kronologi WNA Gantung Diri di Tahanan Kantor Imigrasi Depok
Warga negara asing (WNA) berjulukan Duncan James Rance, tahanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, ditemukan tewas gantung diri.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan peristiwa itu dan memastikan korban dievakuasi petugas Polsek Sukmajaya berbareng Inafis Polres Metro Depok.
"Ditemukan di bilik mandi ruang tahanan instansi Imigrasi Kelas I Non TPI Depok," ujar Made saat dikonfirmasi, Selasa 21 April 2026.
Made menjelaskan, awalnya korban ditahan pihak imigrasi Depok sejak Senin 20 April 2026 dikarenakan melanggar izin tinggal. Pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 15.20 WIB, berasas rekaman CCTV, korban terlihat memasuki bilik mandi.
"Saat saksi sedang melintas ruang tahanan, korban tidak terlihat di ruang tahanan," ucap Made.
Selengkapnya...
2. Viral Keributan di Markas Mata Elang, Polisi Jelaskan Kronologinya
Video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah polisi nan berupaya menghalau massa agar tidak saling serang. Terlihat polisi membawa pelontar gas air mata sembari meminta massa mundur dan menjauhi letak kejadian.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 16.25 WIB di instansi debt collector di Jalan Swadaya, Cakung, Jakarta Timur. Markas mata elang itu digeruduk massa nan marah lantaran motor salah satu penduduk ditarik paksa.
Dalam rekaman nan beredar, penduduk beramai-ramai mendatangi instansi mata elang. Adu mulut terjadi diantara kedua pihak dan nyaris bentrok. Polisi pun turun tangan meredam emosi dua kelompok.
Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra menerangkan, keributan dipicu penarikan motor.
"Jadi ada wargalah, nih bukan penduduk Cakung tapi ya. Jadi ada penduduk katanya ditariklah motornya itu. Nah, mungkin lantaran kesel, itu mungkin ngumpul-ngumpulin temennya kali kan," kata dia kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
Selengkapnya...
3. Terungkap Zarof Ricar Punya Perusahaan Bayangan, Ini Fungsinya
Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar adanya perusahaan gambaran milik mantan petinggi Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar (ZR), nan sekarang menjadi terpidana kasus korupsi jenis suap vonis bebas Gregorius Ronald Tannur. Skema pencucian duit pun terungkap dengan sejumlah arsip aset nan disita sebagai peralatan bukti.
Penyidik menemukan perusahaan gambaran nan didirikan berbareng Agung Winarno (AW) selaku produser movie nan sekarang telah bertatus tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Perusahaan itu diduga menjadi tempat penampungan hasil kejahatan.
"Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung sukses menemukan Shadow Company atau perusahaan hantu alias gambaran nan didirikan oleh tersangka AW bersama-sama dengan tersangka ZR sebagai perusahaan tempat penampungan hasil tindak pidana (proceed of crime) pencucian duit oleh ZR dan pihak terafiliasi lainnya," kata Direktur Penyidikan (dirdik) Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
Dia mengungkapkan, interogator telah mengejar aliran duit selama berbulan-bulan. Hasilnya, skema penyembunyian aset mulai terkungkap.
Selengkapnya...
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·