Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) 81 Republik Indonesia, TNI-Polri berbareng Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan komponen masyarakat menggelar aktivitas bersih-bersih bantaran sungai di area Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (15/8).
Kegiatan tersebut melibatkan 3.550 personel nan terdiri dari unsur TNI-Polri, Pemprov DKI Jakarta, Pasukan Pengamanan Masyarakat (PPSU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga, unsur kewilayahan, komunitas, relawan, dan masyarakat.
Di letak utama Kalijodo, aktivitas diawali dengan pemberian support sosial berupa tali asih kepada penduduk sekitar. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo sebelum aktivitas bersih-bersih bantaran sungai dimulai.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya Letjen TNI, Deddy Suryadi, mengatakan aktivitas bersih-bersih tersebut dilakukan secara serentak di 11 titik, termasuk Kepulauan Seribu.
11 Titik tersebut melingkupi Sungai Ciliwung, Kepulauan Seribu, Banjir Kanal, Kali Pesanggrahan, Kali Angke, area irigasi Kecamatan Bekasi Utara, Kali Tengah alias sekitar Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Depok, Kali Sekunder B5 Kabupaten Bekasi, serta sejumlah sungai dan anak sungai di Kabupaten Tangerang.
“Kami berbareng TNI semua, Polri dan seluruh komponen masyarakat melaksanakan aktivitas pembersihan ini,” kata Deddy.
Deddy menambahkan, aktivitas serupa bakal terus dilakukan secara rutin, salah satunya melalui aktivitas kali ini nan digelar menjelang HUT 81 RI.
“Ini bakal kita laksanakan secara rutin dan pada kesempatan ini juga dalam rangka menjelang kemerdekaan Republik Indonesia. Mudah-mudahan kami percaya bahwa aktivitas ini bisa berfaedah untuk masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deddy juga menyoroti kondisi sungai di area Kalijodo nan tetap dipenuhi sampah. Menurutnya, pembersihan nan dilakukan diharapkan dapat membikin kondisi sungai perlahan membaik.
“Karena tempat ini jika bersih, rapi, mudah-mudahan ini kelak lama-lama airnya menjadi wangi. Ini lantaran hitam sekali, sampahnya banyak sekali,” kata Deddy.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, Asep Edi Suheri, menyebut aktivitas bersih lingkungan tersebut sebagai corak support terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan Indonesia nan asri.
“Pagi ini kami berbareng Bapak Pangdam dan juga dari Pemprov, Pak Sekda, mendukung program dari Bapak Presiden dalam menciptakan Indonesia Asri, nan mana program ini sudah kita lakukan lebih dari 30 kali,” tutur Asep.
Dia mengatakan, aktivitas menjaga kebersihan lingkungan perlu terus dilakukan secara rutin agar dapat menjadi aktivitas berkelanjutan.
“Dan mudah-mudahan ke depan ini aktivitas rutin nan terus kita bakal tingkatkan, nan mana kita melaksanakan program Bapak Presiden ini untuk menciptakan kebersihan,” ujarnya.
Pada kesempatan nan sama, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, berambisi aktivitas tersebut dapat mendorong masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan lingkungan di Jakarta.
“Semoga aktivitas ini bakal memberikan contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan, jaga lingkungan sehingga Jakarta tetap menjadi wilayah nan bersih, tertib, dan asri sebagaimana nan disampaikan Bapak Presiden,” ucap Uus.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·