TNI AU Akan Tambah 25 Radar Baru, Pantau Seluruh Wilayah Udara Indonesia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
KASAU, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono saat memberikan keterangan pers usai seremoni HUT TNI AU Ke-80 di Mabes TNI AU, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

TNI AU bakal menambah 25 radar baru untuk mengawasi dan menjaga keamanan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita bakal mendapatkan 25 radar baru," kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, usap upacara peringatan HUT ke-80 TNI AU di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4).

Tonny menyebut sampai saat ini, TNI AU telah mempunyai 20 satuan radar. Menurut Tonny, meski radar-radar itu sudah lama, tetapi hingga sekarang tetap berfaedah dengan baik.

"Kita ketahui bahwa radar nan kami miliki saat ini ada 20 Satrad sudah usang tetapi tetap berfaedah dengan baik," kata Tonny.

Ilustrasi TNI AU. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Keperluan radar baru, kata Tonny, untuk mengawasi beberapa wilayah Indonesia nan tetap belum terawasi.

"Masalahnya adalah ada beberapa wilayah nan tidak ter-cover oleh radar sehingga kita bilang blind spot," ucap Tonny.

Dengan demikian, Tonny mengatakan radar-radar baru bakal ditempatkan di wilayah-wilayah titik buta itu dan menggantikan radar lama. Dengan adanya 25 radar baru, Tonny mengatakan seluruh wilayah Indonesia bakal terawasi.

"Sehingga ke depan dengan penambahan 25 radar, seluruh Indonesia bakal ter-cover oleh radar. Tidak ada wilayah nan tidak bisa dipantau oleh radar," tutur Tonny.

Tonny menjelaskan penambahan radar ini bakal berproses. Direncanakan, pada tahun 2029, TNI AU bakal mempunyai 30 satuan radar.

"Ini berproses Insyaallah tahun 2029 semua sudah terinstal sesuai rencana. Semua nantinya bakal ada 30 Satrad, sekarang 20 Satrad," ungkap Tonny.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan