Listrik 1.400 Desa Tersambung sebelum 14 Agustus

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Listrik 1.400 Desa Tersambung sebelum 14 Agustus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Dok. Fraksi Partai Golkar)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan program listrik desa di 1.400 letak sebelum 14 Agustus 2026. Proyek tersebut merupakan hasil pengerjaan nan telah rampung sepenuhnya pada tahun anggaran 2025.

Rencana peresmian ini menjadi salah satu poin utama dalam rapat terbatas nan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7). Bahlil menegaskan bahwa program ini adalah langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses daya ke wilayah-wilayah nan selama ini belum terjangkau aliran listrik.

"Alhamdulillah pada tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 desa lebih nan ini bakal dilakukan peresmian oleh Bapak Presiden," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan.

Berdasarkan info kementerian, Indonesia saat ini tetap mempunyai tantangan besar dengan sekitar 11 ribu desa nan belum menikmati akses listrik secara memadai. Dari total tersebut, 1.400 desa nan masuk dalam sasaran pembangunan tahun 2025 sekarang telah siap dioperasikan secara penuh.

Terkait aspek pembiayaan, Bahlil memastikan tidak ada hambatan anggaran nan menghalang operasional proyek tersebut. Ia menekankan bahwa seluruh pendanaan untuk 1.400 desa ini sudah tuntas lantaran status pengerjaannya nan telah selesai (final).

"Mengenai anggaran listrik desa, nan kita lakukan ini adalah program 2025. Sudah selesai pekerjaannya, jadi tidak lagi kita bicara anggaran lantaran sudah mau diresmikan," tegasnya.

Selain menuntaskan proyek tahun 2025, pemerintah juga telah mengamankan alokasi anggaran untuk keberlanjutan program listrik desa pada periode 2026 dan 2027. Bahlil menyatakan konsentrasi kementerian saat ini adalah memastikan penerapan di lapangan melangkah sesuai agenda tanpa halangan finansial.

"Tahun 2026-2027 itu anggarannya juga sudah ada. Jadi, tidak ada rumor menyangkut anggaran, sekarang tinggal implementasi," pungkas Bahlil. (Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia