Kebakaran terjadi di Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam. Diduga titik api berasal dari lantai 11 nan tengah ada pekerjaan renovasi.
Perwira Piket Gulkarmat Sudin Jakarta Pusat Karnawan mengatakan, info awal nan diterima petugas menyebut titik api berasal dari lantai 11.
Namun, kepastian mengenai titik awal maupun penyebab kebakaran tetap menunggu hasil penyelidikan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
“Informasi awal memang nan kami terima itu titik api dari lantai 11. Untuk lebih pastinya mungkin kelak nunggu hasil penyelidikan dari Puslabfor,” kata Karnawan saat ditanya soal adanya pembaharuan di lantai 11 kepada wartawan, Sabtu (8/8).
Karnawan mengatakan hingga Sabtu pagi, petugas tetap melakukan proses pendinginan. Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa api nan terlewat dan berpotensi menimbulkan api kembali.
“Jadi situasi pagi hari ini proses pendinginan. Jadi kita lakukan overhaul, penyisiran titik-titik hawa panas nan tetap ada, jangan sampai terlewat kelak timbul penyalaan kembali, ya,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Karnawan mengatakan polisi belum dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut lantaran proses pemadaman belum dinyatakan selesai
Setelah dinyatakan selesai, polisi bakal memasang garis polisi dan selanjutnya melakukan penyelidikan.
“Baik, untuk sementara belum, lantaran kita belum menyatakan pemadaman selesai. Jadi nunggu dari kami menyatakan pemadaman selesai, baru pihak kepolisian bisa melakukan police line, seperti itu,” jelasnya.
Hingga saat ini, petugas Damkar tetap melakukan proses pendinginan dan penyisiran di letak untuk memastikan tidak ada titik panas nan dapat memicu api kembali.
Tidak ada penambahan korban dalam kebakaran tersebut. Satu pekerja nan sebelumnya dievakuasi dalam kondisi selamat telah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·