Tiongkok Kembali Serukan Iran dan AS Hentikan Konflik, Dorong Jalur Dialog

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Tiongkok Kembali Serukan Iran dan AS Hentikan Konflik, Dorong Jalur Dialog Ilustrasi(Antara)

PEMERINTAH Tiongkok kembali menyerukan Iran dan Amerika Serikat untuk menghentikan tindakan militer dan mengedepankan penyelesaian melalui perbincangan guna meredakan ketegangan nan terus meningkat di area Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pada Kamis menyampaikan bahwa Beijing sangat mencermati perkembangan situasi nan terjadi dan menyatakan keprihatinan mendalam terhadap eskalasi bentrok tersebut.

Menurut Lin, penggunaan kekuatan militer hanya bakal memperburuk kondisi nan ada. Ia menegaskan bahwa kelanjutan operasi militer tidak bakal bisa menyelesaikan akar persoalan nan mendasari konflik.

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial negara-negara di area kudu dihormati dan dilindungi," kata Lin.

Tiongkok juga meminta seluruh pihak nan terlibat untuk segera menghentikan tindakan militer, kembali ke meja perundingan, serta memanfaatkan beragam upaya mediasi nan dilakukan negara-negara terkait. Beijing berambisi gencatan senjata dapat segera tercapai guna mencegah situasi semakin memburuk.

Lin menjelaskan bahwa sejak bentrok pecah, Tiongkok terus menjalin komunikasi dengan beragam pihak terkait, termasuk Iran. Selain itu, Beijing juga aktif mendorong terciptanya proses perbincangan dan pembicaraan tenteram sebagai jalan keluar dari ketegangan nan terjadi.

Dalam dua pekan terakhir, hubungan antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas. Kedua negara dilaporkan saling melancarkan serangan secara berkala di tengah meningkatnya ketidakstabilan keamanan di kawasan.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan serangan terhadap 18 sasaran militer utama Amerika Serikat nan berada di area Teluk. Langkah tersebut disebut sebagai respons atas serangan rudal nan sebelumnya dilakukan oleh Washington.

Serangan Amerika Serikat dilaporkan menyasar sejumlah lokasi, termasuk area rekreasi, area industri, serta wilayah di sekitar Karaj dan Nazarabad nan berada di sebelah barat Teheran. Selain itu, pangkalan IRGC di Kabupaten Pishva juga menjadi salah satu sasaran serangan.  (Ant/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia